Banjir Durian, harga tak masuk akal di Jual.

 

Di Ambon sedang kebanjiran Duren. Saking banyaknya, harganya Rp.10 ribu – perbuah. kah ??

.. Hanya 10 ribu bahkan dapat tiga  buah !! bayangkan berapa murahnya lagi dari petani ke pengepul/pedagang. atau dari pembeli langsung ke petani… nyam nyamm

 

Beruntung penyuka duren yang lagi disana…

Tahun ini memang di Ambon durian buahnya melimpah ruah, siapa yang ingin liburan ke Ambon aja sambil menikmati durian , mumpung sekarang masih banyak .

Nah Kalo di daerah Anda berapa?

Di Aceh @ 5 rban banyak.. malah dipasar2 tradisional klo banjir duren bs 3 buah 10 rb.. ukuran sedeng manis dn legit.. duren medan banyak yg dr aceh.. ayoo wisata ke aceh.

Di Kalimantan rata rata 25 rb per bh ketika musim.. Lain musim di atas 35 rb.

Di Jambi @25 rb,,

Di kota ternate 1 buah duren di hargai 35 ribu rupiah per buahnya,apalgi yg agak besar 50 ribu satu buah.dan kalau satu gandeng sampai 250,ribu rupiah,sampai sampai pingin banget makan duren sampai sy mikir mikir,karna terlalu mahal harganya.

Di maluku utara sekarang mah masih harga 100rb/8buah yg keci kecil klo yg gede 100rb/5buah.

Di Lampung ada yang murah . 35rb dapet yang gede dan rasa gak mengecewakan . Bener2 durian jatuh dari pohon .

DiTawau malaysia /kg/rm15 jd kalo sebiji yg agak besar 3kgx15x3500 =rp157.500

Di Semarang 45 sd 70

Di Pemalang boleh 40 ribu

 Di bangka mahal, 10,000 dpt kecilll bngt

 

Balik lagi di Ambon Penurunan harga seperti ini membuat omzet penjualan juga kecil karena harus dikurangi dengan biaya transportasi,

Wilayah Maluku, khususnya untuk Pulau Ambon, Seram, dan Lease tahun ini mengalami panen aneka jenis buah seperti durian, rambutan, mangga, atau pun gandaria. Namun yang paling menonjol adalah buah durian, dimana setiap harinya mobil-mobil truk dari Kabupaten Seram Bagian Barat atau pun Kabupaten Maluku Tengah masuk Kota Ambon dengan mengangkut ribuan buah durian.

Sementara desa-desa di wilayah Ambon seperti di Kecamatan Leihitu dan Salahutu, (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah atau pun Kecamatan Leitimur Selatan dan Kecamatan Sirimau juga terjadi panen aneka jenis buah-buahan khususnya durian, rambutan, serta gandaria. Anjloknya harga durian membuat para pedagang pengumpul yang bisanya melakukan pembelian lalu dijual kembali dengan harga lebih tinggi tidak berani mengambil risiko.

 

Untung pembeli, tapi tidak utk Penjual, apalagi petani, campur tangan dr pemerintah perlu utk membuat keseimbangan antara keuntungan dan pengeluaran.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s