Mitos tentang Virus Corona. (adopsi dari WHO)

Membosankan?, menakutkan?, selama virus belum ada obatnya, yang bisa kita lakukan adalah terus menerus berusaha yang terbaik untuk tidak terkena, satu anggota keluarga terinfeksi, bisa menjadi malapetaka untuk seluruh Keluarga tersebut. Jangan pernah menyerah atau mencoba seakan tidak terjadi apa-apa.

Berikut di sarikan dari WHO, Soft copy PDF bisa anda download di bawah ini

  1. Berjemur di bawah sinar Matahari di pagi atau siang hari atau berjemur pada suhu yang lebih tinggi dari 25 derajat celcius TIDAK DAPAT mencegah penyakit virus corona (COVID-19).
  2. Anda bisa sembuh dari penyakit virus corona (COVID-19). Ketika terinfeksi penyakit virus corona, itu bukan berarti Anda akan mengalaminya sepanjang hidup. Penyakit Corona bisa sembuh. Sebaliknya bila anda sembuh, bukan berarti juga anda tidak akan bisa terkena lagi.
  3. Mampu menahan napas selama 10 detik atau lebih tanpa batuk atau merasa tidak nyaman TIDAK berarti Anda bebas dari penyakit virus corona (COVID-19)  atau penyakit paru-paru lainnya.
  4. Minum alkohol TIDAK DAPAT melindungi Anda dari COVID-19 dan bisa lebih berbahaya.
  5. Virus COVID-19 DAPAT tertular di daerah dengan iklim panas dan lembab.
  6. Cuaca dingin dan bersalju TIDAK DAPAT membunuh virus corona.
  7. Mandi dengan air panas TIDAK DAPAT mencegah penyakit virus corona.
  8. Virus corona TIDAK DAPAT tertular melalui gigitan nyamuk.
  9. Pengering tangan TIDAK efektif dalam membunuh virus corona baru.
  10. Menyemprotkan alcohol atau klorin ke seluruh tubuh Anda TIDAK DAPAT membunuh virus corona
  11. Vaksin terhadap pneumonia TIDAK melindungi Anda dari virus corona.
  12. Membilas hidung dengan cairan saline atau air garam secara teratur TIDAK membantu mencegah infeksi virus corona.
  13. Makan bawang putih TIDAK membantu mencegah terinfeksi virus corona.
  14. Dapatkah lampu desinfeksi ultraviolet membunuh virus korona baru? Lampu UV sebaiknya tidak digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya karena radiasi UV dapat menyebabkan iritasi kulit.
  15. Seberapa efektif pemindai termal dalam mendeteksi orang yang terinfeksi virus corona baru? Pemindai termal efektif dalam mendeteksi orang yang menderita demam (yaitu, memiliki suhu tubuh lebih tinggi daripada normal) karena terinfeksi virus corona baru. Namun, pemindai itu tidak dapat mendeteksi orang yang terinfeksi tetapi belum menunjukkan gejala demam. Hal ini disebabkan karena dibutuhkan antara dua sampai dengan 10 hari sebelum orang yang terinfeksi menjadi sakit dan mengalami demam.
  16. Apakah virus corona menyerang orang yang lebih tua, atau apakah orang yang lebih muda juga rentan? Orang-orang dari berbagai usia dapat terinfeksi dengan virus korona.
  17. Apakah antibiotik efektif dalam mencegah dan mengobati virus corona baru? Tidak, antibiotik tidak dapat melawan virus, Antibiotik hanya untuk bakteri.
  18. Apakah ada obat khusus untuk mencegah atau mengobati virus corona ? Sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati virus corona.
  19. Jaringan seluler 2G, 3G, 4G, 5G TIDAK menyebarkan COVID-19.
Photo by Anna Shvets on Pexels.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s