Ketika Binatang membaca Alam

Saat tiba makan tiba, kucing kampung yang berkeliaran di luar tampak menghilang, lain dari biasanya yang selalu siap pada waktunya, beberapa saat kemudian hujan sangat deras dan angin kencang menghantam, lain waktu ketika hujan sepertinya sangat lebat, mereka tetap menunggu, dan tak lama kemudian cuaca berubah menjadi membaik,

Mereka hidup di alam, bergantung sepenuhnya kepada alam, dengan mengerti alam mereka tetap terus bisa bertahan,

kematian adalah kepastian

Di masa kecil, banyak saya pelihara bermacam bintang dan tanaman, contohnya ayam bekisar yang dikandang dan kebetulan rumah berseberangan persis dan tepat di depan ada masjid,

Setiap ada yang meninggal, disemayangkan ke Masjid, beragam reaksi yang di tampilkan, terkadang tenang, seperti tak ada gejolak, walau banyak sekali ramai kerumunan orang,

Lain waktu,dan Lain jenazah,  ayam tersebut menghantamkan diri ke kandang, berulang kali dengan sekuat tenaga , kalang kabut, seperti melihat hal yang sangat menakutkan, menyeramkan, sehingga seperti tak kuat menanggungnya, berulang sampai jenazah tersebut bergerak meninggalkan tempat.

Kematian sungguh menakutkan, misteri alam yang harus dilalui setiap yang bernyawa, ratusan kucing kucing kecil yang saya ambil dari jalanan, dan kondisinya sudah hanya satu dua nafas,

Ketika saat terakhir Mata mereka berair, staring, menatap, seakan meminta tolong, bukan saja karena kondisi mereka, namun mereka seakan ketakutan ada yang telah menanti. Bila binatang yang tdk mempunyai dosa, begitu sangat ketakutan, apalagi harusnya kita yang mahluk yang di beri anugerah luar biasa?

Kematian adalah pasti, kepastian dengan waktu yang tak pernah disangka, dengan cara yang tak pernah kita mengerti,

Pada akhirnya waktu pun akan dimatikan dan siapa yang mampu menahannya..?

Advertisements