Apa yang terjadi jika Anda mengganti makanan kucing?

Apakah penggantian catfood (makanan kucing baru) bisa membuat kucing sakit?

Perubahan mendadak dalam makanan bisa menyebabkan diare.

Jika Anda memilih untuk mengganti makanan kucing Anda, lakukan dengan menambahkan beberapa makanan baru ke makanan lama, dan secara bertahap tingkatkan jumlah makanan baru setiap kali makan selama seminggu atau lebih.

Lakukan bertahap 7 hingga 10 hari sebelum Anda beralih 100% menuju makanan baru.

Ini memungkinkan saluran pencernaan kucing Anda menyesuaikan dengan makanan baru.

Masalah pencernaan seperti sembelit, diare, muntah, atau gas kembung bisa terjadi kapan saja selama masa transisi ini.

Faktanya bahkan penggantian dari satu product, satu merk, satu rasa pun bisa menimbulkan masalah, jadi usahakan ketika memberi makanan baru, jangan menunggu habis lalu langsung memberi baru, campurkan bertahap antara yang lama dengan yang baru, untuk satu merk, sama rasa mungkin bisa lebih cepat tahapannya.

Bagaimana tahapan penggantian new catfood?

Rekomendasi pergantian tujuh hari:

Hari 1: 75% makanan lama, 25% makanan baru.
Hari 2: 70% makanan lama, 30% makanan baru.
Hari 3: 60% makanan lama, 40% makanan baru.
Hari 4: 50% makanan lama, 50% makanan baru.
Hari 5: 40% makanan lama, 60% makanan baru.
Hari 6: 25% makanan lama, 75% makanan baru.
Hari 7: 10% makanan lama, 90% makanan baru

Hari ke 8: 100% makanan baru.

Tidak harus sama persis, penggantian bertahap untuk memastikan kucing tidak mengalami masalah dan berkurang nafsu makan nya.

Transisi secara perlahan untuk meminimalisasi  lebih sedikit masalah, baik  pencernaan dan diare, yang terkait dengan beralihnya makanan.

Ini memungkinkan saluran pencernaan kucing Anda menyesuaikan dengan makanan baru.

Bisakah mengganti makanan kucing membuat mereka sakit?

Transisi Makanan Hewan Peliharaan Anda. Penting untuk mengubah diet secara bertahap. Mengubah makanan terlalu cepat dapat menyebabkan muntah, diare, atau kelebihan gas.

Tidak seperti manusia, kucing terutama yang di pelihara di rumah, terkondisikan makan makanan yang sama selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, dan sistem pencernaan mereka tidak terbiasa berubah atau menyesuaikan dengan cepat.

Akankah kucing akhirnya memakan makanan baru?

Kucing adalah makhluk dengan penuh  kebiasaan dan biasanya akan menolak perubahan, terutama makanan baru mereka.
Ini terjadi terutama bila ada perbedaan kelas yang significant, namun pada umumnya mereka akan bersedia.

Apalagi  untuk anak kucing yang tidak biasa
menahan lapar, atau terlalu lama tanpa makan, jadi dia akhirnya akan makan apa yang ada di depannya.

Untuk kucing dewasa, ada Kemungkinan jumlah porsi yang mereka makan akan cukup berbeda.

Yang perlu diingat di sini bila pergantian, menyebabkan reaksi negative, muntah terus terus menerus, diare berat, mau tidak mau anda lah yang harus menyesuaikan, dengan tetap masih memberinya makanan lama, biaya bila mereka sakit dan waktu untuk merawat mereka, ujung ujungnya akan lebih mahal.

Kondisi saat ini yang serba tidak menentu membuat banyak orang melakukan upaya penghematan disegala lini,  selama kita berusaha, semoga pasti ada jalan keluar nya.

Namun kehidupan yang  mungkin tampak sulit. Selalu ada sesuatu yang bisa  dilakukan. Penting bahwa tidak pernah berpikir utk menyerah. Selagi ada kehidupan, selalu ada harapan.

Apakah boleh memberi makan Kucing, makanan Anjing?

Tentu ada yang bertanya apakah ada yang seperti itu, ya, makanan anjing jauh lebih murah dibanding makanan Kucing, beberapa kasus mereka menggunakannya secara berbarengan,

Ini karena beberapa sebab, karena malas untuk membeli makanan yang berbeda, yang kedua karena penghematan.

Mungkin kalau kita lihat, akan  terasa akrab melihat mereka makan rukun bersama sama.

Yang harus disadari Kucing adalah binatang murni karnivora, dimana protein hewani adalah sumber pokok untuk mereka, sedangkan makanan Anjing dibuat dengan komposisi yang berbeda, dengan kandungan proteinnya tidak cocok untuk Kucing.

Kucing dan anjing memiliki kebutuhan nutrisi yang sangat berbeda. Ibaratnya Kucing adalah mobil sport, butuh kualitas bahan bakar dengan kualitas tinggi.

Anjing adalah binatang omnivora. Mereka bisa makan protein nabati serta daging.

 Tidak seperti anjing dan manusia, yang bisa memakan daging dan bahan tanaman, Kucing Anda tidak dapat mensintesis sempurna seperti mereka.

Kucing memiliki persyaratan khusus untuk asam arakidonat, vitamin A dan D, banyak vitamin B, serta protein dan asam amino  seperti taurin dan arginin, yang hanya bisa Anda dapatkan dari sumber daging.

Makanan anjing tidak banyak di dukung kebutuhan khusus tubuh mereka seperti  taurin dan nutrisi penting lainnya. Jika Anda tidak mendapatkan cukup dari ini, Kucing Anda bisa menderita banyak penyakit termasuk kebutaan permanen dan kardiomiopati yang mematikan.

Jangan biarkan siapa pun membujuk Anda menjadi kucing vegetarian.

Membiasakan ketika kita membeli makanan untuk kucing anda perlu teliti membaca dan memeriksa cetakan labelnya. Setiap label makanan hewan harus menampilkan pernyataan kecukupan nutrisi Asosiasi Pengawas Makanan Amerika (AAFCO) yang mencakup kata-kata “lengkap dan seimbang” untuk tahap kehidupan spesifik kucing anda ( kitten, dewasa, senior, menyusui,)

Ini berarti produk tersebut mengandung semua nutrisi yang Anda butuhkan dalam proporsi yang tepat untuk usia Kucing Anda.

Jika label mengatakan “hanya penggunaan intermiten atau tambahan,” makanan tidak lengkap dan seimbang.

Anjing dapat hidup vegetarian, tetapi kucing benar-benar membutuhkan daging dalam makanannya.

Bahkan kucing untuk setiap perkembangan hidupnya, akan berbeda kandungannya.

Makanan masa pertumbuhan mengandung terlalu banyak lemak dan protein untuk tubuh kucing berusia 12 tahun ( kucing senior).

Kenali Kucing anda. Berikan yang terbaik yang anda bisa tanpa mengorbankan kepentingan keluarga pokok lainnya, ingat perhatian dan kasih sayang yang anda berikan akan membuat kucing anda tetap sehat dan bahagia.

Ketika dalam masa karantina di rumah masing-masing seperti saat-saat ini,  betapa kucing bisa memberikan atmosfir yang berbeda, semakin kita terhibur, stress berkurang,  semakin meningkatkan imunitas kita.

Bisakah Kucing Makan Kentang? Lalu Bagaimana dengan Ubi Jalar?

Apakah sayuran ini aman untuk di sajikan dengan kucing kita?

Saat kucing Anda masuk dapur untuk menyambut Anda.Lalu ada kentang di hadapannya.

Bisakah kucing makan kentang?

Jika Anda menanam kentang di kebun atau di lahan Anda, berhati hatilah,Mengapa?

Saat masih belum matang, tanaman kentang, termasuk kulit nya mengandung zat kimia yang disebut solanine.Solanin hadir di seluruh tanaman kentang yang tumbuh sebagai mekanisme pertahanan, racun yang mengusir mereka yang ingin memakannya.

Dicerna dalam jumlah yang cukup besar, yang tidak perlu besar karena kucing adalah makhluk kecil, keracunan solanin dari tanaman kentang – serta tomat dan terong, dapat mendatangkan malapetaka pada kucing dan anak kucing.

Dimana mereka suka sekali menjilati apa saja yang ada di sekitar mereka.Kentang mentah juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang parah dan berdampak negatif pada sistem saraf.Kebingungan, disorientasi, muntah, dan diare adalah gejala umum keracunan solanin, yang mengharuskan kunjungan ke dokter hewan diikuti oleh beberapa hari pemulihan.

Apakah kentang yang dimasak lebih baik untuk kucing?Dimasak dengan benar, disiapkan sederhana, dan disajikan dalam porsi yang sangat kecil, kentang tidak beracun bagi kucing.Namun, nutrisi dalam kentang adalah sifat yang sama yang dapat menyebabkan obesitas, pankreatitis, dan rematik seiring bertambahnya usia kucing kita.

Kentang adalah tanaman pokok yang mengandung hal-hal sehat seperti protein, kalium, vitamin B dan C, karbohidrat, dan serat.Seperti yang Anda ketahui, kucing adalah karnivora . Ini berarti mereka mengambil kebutuhan nutrisi terpenting mereka dari daging dan nutrisi yang ditemukan di dalamnya.Nutrisi nabati yang mereka butuhkan dapat ditemukan, dalam bentuk yang mudah dicerna, di sebagian besar makanan kucing yang tersedia secara komersial, baik kering maupun basah.

Sistem pencernaan kucing tidak menghasilkan enzim yang diperlukan untuk memproses atau mencerna materi tanaman dengan baik.Terlalu banyak karbohidrat nabati dalam makanan rutinnya dapat menyebabkan kucing menjadi kelebihan berat badan, dan, pada waktunya, akan menimbulkan masalah kesehatan.Olahan kentang lainnya yang dinikmati pemilik kucing, mulai dari keripik kentang, kentang goreng, hingga kulit kentang panggang, hanya menambah bahaya pencernaan tambahan bagi kucing kita.

Banyak dari ini mengandung minyak goreng yang tidak dapat dicerna, atau garam dalam jumlah besar, bersama dengan aditif yang berbahaya untuk kucing, mulai dari keju hingga mentega.Apakah anda akan menyakiti kucing untuk makan sedikit keripik kentang ?Tidak, tetapi kucing kita juga tidak mendapat manfaat dari mereka.

Bisakah kucing makan ubi?Ubi jalar hanyalah hubungan jarak jauh dengan kentang.

Karena mereka tidak berada dalam keluarga nightshade seperti kentang standar, mereka tidak mengandung solanin ketika mereka tumbuh atau belum matang.

Ada beberapa jenis ubi jalar, yang tanaman merambat dan bunganya memang mengandung khasiat yang membuat pencernaan menjadi beracun bagi kucing, menurut ASPCA.

Seperti halnya sayuran yang mengandung protein dan karbohidrat, penting untuk diingat bahwa meskipun ubi jalar adalah makanan sehat bagi manusia, mereka sulit dicerna kucing.

Potongan kecil ubi jalar kering dapat menarik perhatian anak kucing dan kucing Anda sebagai perlakuan yang tidak biasa atau sesekali, tetapi hanya dalam jumlah terbatas yang dapat mereka tangani.

Hal yang sama berlaku untuk sentuhan ubi jalar yang dimasak, direbus, atau dipanggang, bebas dari aditif, rempah-rempah, atau topping. Ini mengesampingkan pai ubi jalar yang lezat dan harum yang Anda panggang, terutama jika dipoles dengan topping marshmallow.
Kandungan gula saja terlalu tinggi untuk kucing dan anak kucing Anda.

Nikmati kentang dan ubi … tanpa kucing Anda!
Toh mereka juga tidak terlalu suka rasanya.

Siapapun kucing anda, berikan hanya yang terbaik yang mereka bisa.Hanya tertentu,

Jika kucing Anda menderita sembelit, kandungan serat kentang atau ubi jalar, itu akan bisa membantu menggerakkannya.

Bisakah Kucing Makan Telur? Apakah telur baik untuk kucing?

Umumnya Kuning telur dianggap berbahaya karena banyak mengandung kolesterol.


Mitos penyebab kolesterol serangan jantung pada manusia masih hidup di banyak kalangan. Namun, penelitian paling modern dan objektif menunjukkan bahwa bukan kolesterol makanan yang menyebabkan penyakit jantung manusia.


Sebaliknya, kadar kolesterol “jahat” dalam darah pada orang cenderung naik ketika kita makan terlalu banyak (dari apa pun dan segala sesuatu) dan berolahraga terlalu sedikit.
Jadi, telur, secara umum, aman untuk dikonsumsi orang.
Hal yang sama berlaku untuk kucing.


kolesterol makanan tidak pernah menjadi masalah sama sekali. dan Kuning telur itu tidak membahayakan kucing ,

Namun itu bergantung pada kucing anda,
Dari pengalaman, dari sekian banyak kucing hanya sedikit kucing yang mau makan telur matang,


Untuk telur mentah?
Hanya mau bagian putih, dan cukup hanya sekali saya berikan, karena makan nya hanya sedikit, agak ragu2 ,mengundang semut dan mubazir.

Kucing memang menderita penyakit jantung, tetapi mereka umumnya tidak menderita aterosklerosis


Ada dua jenis utama penyakit jantung pada kucing. Satu, kardiomiopati hipertrofik, sebagian besar bersifat herediter dan tidak terkait dengan gaya hidup (walaupun obesitas pada kucing memperburuknya).


Yang lain, dilatasi kardiomiopati, terkait dengan insufisiensi taurin diet. Kondisi ini hampir sepenuhnya dihilangkan dengan suplementasi taurin dalam makanan kucing.


Telur adalah sumber taurin yang bagus.
Faktanya, telur utuh dianggap oleh ahli gizi sebagai sumber protein yang paling sempurna untuk hewan.


Jadi, sebagai catatan: Kecuali kucing Anda alergi terhadap telur (dan alergi telur tidak umum pada kucing), maka kucing Anda aman untuk makan telur yang dimasak dalam jumlah sedang.

Mengapa kucing harus makan telur dalam jumlah sedang?
Meskipun telur sangat bergizi, mereka tidak mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang untuk kucing.
Bila Seekor kucing tidak diberi makan apa pun kecuali telur, maka akan mengalami defisiensi diet yang signifikan.
Telur yang dimasak sebagai makanan, sebagai suplemen makanan kucing, atau sebagai bagian dari makanan buatan sendiri yang telah dirancang secara profesional oleh ahli gizi hewan, itu tidak masalah.

Dan mengapa kucing harus makan telur yang dimasak secara khusus?


Bila kita browsing, mentah akan banyak kita temui.
Pemberian makanan mentah untuk kucing rumah bagi banyak orang ,bagi saya lbh baik di hindari karena potensi infeksi bakteri zoonosis. Memasak membunuh bakteri. Makanan mentah karenanya lebih cenderung mengandung bakteri. Bakteri tersebut, seperti Salmonella, E. coli dan Campylobacter, dapat menginfeksi kucing, dan kemudian dapat menyebar ke manusia.


Walau demikian Ada banyak sekali kucing yang bisa melakukan diet mentah dengan baik.


Telur mentah, bagaimanapun, mereka bisa mengandung bakteri. Tetapi putih telur juga mengandung protein yang disebut avidin, yang mengikat biotin (juga dikenal sebagai vitamin B7).


Konsumsi avidin yang berlebihan dapat menyebabkan defisiensi biotin. Ketika kita Memasak makan akan denatures avidin. Karena itu, disarankan agar kucing hanya mengonsumsi telur yang dimasak.


Yang penting kucing jangan hanya diberi makanan telur, berikan telur dalam keadaan masak, untuk menjaga kesahatan anda dan kucing anda, dan jangan paksa ketika kucing tdk mau makan, masih banyak makanan lain yang bisa kita hidangkan sebagai sumber nutrisi.

Bisakah Kucing Makan Jahe? Apa Manfaat Jahe untuk Kucing?

Jahe bagi manusia adalah berbagai obat manjur untuk gangguan kesehatan ringan.
Dan untungnya, jahe tidak termasuk tanaman dan herbal yang beracun bagi kucing.

Jadi, Apakah Jahe Aman Untuk Kucing Makan Atau Tidak? 
Jelas. Namun diingat hanya yang asli bukan sachet, kemasan yang tercampur dengan gula dan lain lain. Atau produk jahe yang lain.


Setiap jenis gula, cokelat, dan bahan-bahan manis lainnya beracun untuk kucing.

Tubuh mereka tidak dapat memecah gula seperti organisme kita. Dengan demikian, setiap kue jahe, biskuit dan makanan sejenisnya juga harus terlarang bagi kucing Anda.

Tidak hanya sangat aman untuk memakan jahe, tetapi juga dapat bermanfaat. Jahe bukan suplemen makanan khas untuk kucing. Namun demikian, populer di antara para dokter yang mempraktekkan kedokteran hewan holistik.

Jahe dapat diberikan kepada kucing dalam berbagai bentuk.
• Anda dapat memarut sejumlah kecil jahe ke dalam makanan hewan peliharaan Anda.
• Anda juga dapat membeli kapsul jahe dari toko obat atau dari kantor dokter hewan holistik.
• Anda juga bisa menyiapkan minuman jahe.

Ini dapat membantu antara lain:
• Mual
• Gangguan pencernaan
• Sakit perut


Gangguan pencernaan juga umum karena kucing memiliki masalah dasar yaitu perut sensitif. Sejumlah kecil jahe dapat membantu hewan peliharaan Anda melawan masalah ini.


Bagian yang paling sulit sebenarnya membuat kucing Anda memakannya. Karena seperti yang kita semua tahu, kucing paham dan sangat susah bila diberi obat dan sejenisnya.

Berapa banyak jahe yang bisa dikonsumsi kucing?


Seperti halnya dengan segala hal dalam hidup, jahe harus dikonsumsi dengan bertahap. Terlalu banyak hal itu secara rutin dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang serius pada kucing.

Dosis aman untuk ekstrak jahe tergantung pada jenis hewan peliharaan Anda, beratnya, usia dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.


Anda bisa berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum memberikan jahe atau ekstrak jahe.
Beberapa kucing tidak akan mentoleransi sama sekali, sedangkan yang lain mungkin benar-benar menyukainya.
Setiap kucing punya keunikan, sehingga tidak ada formula utama pada dosis yang tepat atau bagaimana berhasil membuat kucing memakannya.

Beberapa tetes  jahe murni  tanpa pemanis tidak akan membahayakan hewan peliharaan Anda. Hal yang sama berlaku untuk sejumlah kecil jahe parut, dicampur dengan makanan biasa. Namun, jika kucing mulai muntah, bertingkah atau menunjukkan tanda-tanda sakit fisik, Anda harus segera menghentikan.

Jika Anda benar-benar menyayangi hewan peliharaan Anda, jauhi makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia.


Pilihlah hanya yang khusus yang sesuai utk kesehatan dan perawatan kucing , untuk bisa secara maksimal.

Cobalah untuk tetap berpegang pada diet feline yang seimbang, Kucing memiliki persyaratan diet yang berbeda dari manusia.

Dengan demikian, memberi makan mereka dengan produk manusia dapat menyebabkan kekurangan gizi, perilaku bermasalah dan akhirnya masalah kesehatan yang parah.