Apa yang terjadi jika kucing stres?

Kucing

Nasib jutaan kucing yang dibuang atau hilang berakhir di tempat penampungan, dan kurungan ini berdampak besar pada kesehatan mental mereka.

Di seluruh dunia, jutaan kucing ditempatkan di penampungan penyelamatan sementara. Kucing-kucing ini yang dibuang, hilang dan terlantar atau mendapatkan kekerasan, di dunia.

Banyak yang menanti untuk ditempatkan di rumah baru, tetapi mereka akan sulit untuk dirumahkan kembali. Sebagian besar kucing-kucing ini telah melewati situasi yang penuh tekanan, dan tidak membuat mereka menjadi hewan yang lucu, dan menjadi kesayangan keluarga.

Sejumlah dari kucing-kucing ini bertingkah laku sering mendesis, mencakar dan menggigit. Banyak diantaranya membutuhkan rehabilitasi secara perlahan selama berhari-hari atau berbulan-bulan.

Beberapa diantaranya tidak kehilangan rasa khawatir mereka terhadap orang asing. Hewan yang menghuni tempat penampungan dalam waktu yang lama dapat mengalami kesehatan mental.

Untuk memberikan kesempatan yang terbaik bagi kucing, perawatnya sebisa mungkin harus memastikan hewan itu untuk tinggal di tempat yang bebas stres, demi mencegah kesehatan mereka semakin memburuk.

Ini artinya kita harus memahami bagaimana dan mengapa kucing menjadi stres.

Kucing
Stres atau marah? (Kredit: Chris Erwin/CC by 2.0)

Sebuah tim yang tertarik dengan kesejahteraan kucing telah mencari tahu bagaimana perilaku kucing-kucing ketika mereka pertama kali memasuki kurungan. Mereka ingin memahami bagaimana situasi ini dapat memicu tekanan pada kucing.

Untuk itu, mereka mengamati 20 ekor kucing rumah, sebagian besar yang didapat oleh pemiliknya ketika masih bayi.

Pertama mereka mengevaluasi setiap kucing dengan memberi mereka skor terendah sampai tertinggi. Kemudian mereka memantau bagaimana perilaku kucing rumah ini ketika mereka ditempatkan di tempat penampungan.

Penulis utama Lydia Rehnberg dari La Trobe University di Melbourne, Australia telah menghabiskan waktu bekerja di tempat penyelamatan kucing. Dia menyaksikan, secara langsung, bagaimana perbedaan para perawat dapat mensejahterakan seekor kucing.

Melihat bagaimana perilaku kucing ketika dikurung, tim menemukan bahwa kucing yang stres menunjukkan sebuah pola pada kebiasaan mereka.

“Meskipun kucing-kucing memiliki akses ke ruangan yang besar, mereka hampir secara ekslusif memilih untuk menghabiskan waktu mereka di ‘rumah’ kucing (sebuah tempat bersembunyi) atau tempat pendakian yang vertikal,” jelas Rehnberg.

Semakin stres seekor kucing, semakin lama waktu yang mereka habiskan di ‘rumah’ kucing. Kucing-kucing yang lebih percaya diri dan santai menghabiskan waktu lebih banyak di bagian puncak di tempat yang tinggi.

“Individu yang mengalami stres tingkat tinggi tampaknya tidak ingin melakukan sesuatu tetapi menghindari dari itu semua, di mana kucing yang tidak terlalu stres terlihat menikmati hinggap di tempat yang tinggi dan mengamati lingkungan mereka dari atas,” kata Rehnberg.

KucingImage copyright JAMES WRAGG
Image caption Bayi kucing! (Kredit: James Wragg/CC by 2.0)

Tim menemukan bahwa kucing dengan tingkat stres yang tinggi menjadi sangat pasif. Seringkali, mereka tidak melakukan sesuatu. “Seekor kucing yang memilki skor tingkat stres yang tinggi hampir menekan semua kebiasaan normalnya dan dapat meringkuk di satu tempat selama berjam-jam,” jelas Rehnberg.

Berbeda jauh dengan kucing dengan skor stres yang rendah, yang berperilaku normal. Biasanya, kucing-kucing suka bermain dan hewan yang suka berpetualang. Banyak yang secara aktif melakukan kontak sosial dengan manusia atau kucing lainnya.

Kucing-kucing yang mencakar atau mengeong dengan keras juga memiliki tingkat stres yang rendah. Kucing yang tampak “menakutkan” ini ternyata memiliki kadar stres yang lebih rendah dibandingkan mereka yang lebih pasif.

“Banyak orang yang berpikir, secara intuitif, bahwa kucing-kucing yang protes dengan keras lebih mengalami stres dan kucing yang diam meringkuk dipojokan itu ‘baik-baik saja’, tetapi itu kebalikannya,” kata Rehnberg.

Tim mempublikasikan penemuan mereka dalam jurnal Applied Animal Behaviour Science.

KucingImage copyrightRALPH DAILYCC BY 2.0
Image captionKucing yang stres menjadi lebih pasif (Kredit: Ralph Daily/CC by 2.0)

Untuk mengetahui bagaimana kucing-kucing mendapatkan manfaat dari intervensi, tim merancang perawatan lanjutan dan interaksi dengan separuh dari kucing-kucing yang digunakan dalam studi mereka.

Kucing-kucing yang menerima perawatan ekstra mengalami tekanan yang lebih rendah di hari kedua mereka dalam kurungan.

Ini menunjukkan para pemilik dan perawat dapat mengurangi tekanan yang dialami kucing dengan melakukan sesuatu yang sangat sederhana.

Termasuk mendekati seekor kucing secara pelan-pelan, menunduk untuk menyamai tinggi mereka, membiarkan mereka untuk mengenali bau Anda sebelum menyentuhnya, dan bahkan berbicara dengan suara positif dan ramah.

“Ini tampaknya sepele tetapi kucing-kucing itu merupakan hewan yang sensitif yang dapat merasakan sesuatu yang tidak kentara dari lingkungan mereka, “kata Rehnberg.

Kucing-kucing biasa dikurung di sebuah tempat yang kecil, tetapi akan membahayakan jika dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama. Banyak diantaranya berada di tempat penampungan selama beberapa bulan dan itu akan memberikan dampak yang tidak terelakan bagi kesehatan fisik dan mental kucing-kucing.

Kurungan seharusnya hanya ditempati dalam jangka waktu sependek mungkin, kata tim.

Bagaimanapun, ini tidak selalu memungkinan. Atau tidak cukup permintaan untuk merumahkan kembali seluruh kucing yang menghuni tempat penyelamatan. Mereka yang tidak diinginkan seringkali dibuang.

Untuk mencegahnya, Rehnberg mengatakan pemilik kucing, jika mungkin, harus menetralkan kucing mereka. Langkah ini mengurangi kesempatan yang mereka, atau mereka yang tidak diinginkan, akan berakhir di sebuah penampungan penyelamatan kucing.

 

Kucing selamatkan tuannya dari kebakaran

BBC.COM

Kucing bernama Sally meraih predikat pahlawan setelah ‘menyelamatkan’ tuannya dari kebakaran.

Seekor kucing dipuji bak pahlawan setelah berhasil menyelamatkan pemiliknya dari amukan api yang melalap rumahnya di Melbourne, Australia.

Kucing bernama Sally melompat ke atas kepala pemiliknya, sehingga membangunkannya dari tidur saat api mulai berkobar-kobar pada Senin (01/09) dini hari.

Sang pemilik kucing itu, Craig Jeeves, mengatakan Sally, yang dia adopsi beberapa tahun lalu, melompat ke atas kepalanya dan membangunkannya, sehingga dia melarikan diri dari jilatan api.

“Dia melompat di kepala saya dan berteriak,” kata Craig Jeeves, seperti dilaporkan wartawan BBC, Sophie Long.

Kebakaran itu membuat rumahnya di kawasan Wandin North, Melbourne, rusak parah, namun demikian Jeeves tidak terluka kecuali agak syok.

“Saya gembira karena selamat, tapi rasanya saya sulit melupakan peristiwa ini,” kata pria berusia 49 tahun ini.

‘Beruntung selamat’

Sementara, seorang petugas pemadaman kebakaran yang datang di lokasi kebakaran mengatakan, mereka melihat Jeeves di semak-semak di luar rumahnya ketika api melahap rumahnya.

“Dia beruntung selamat,” kata seorang petugas pemadam kebakaran, Jason Lawrence. “Api melahap habis rumahnya, api keluar dari jendela dan dinding.”

Akibat kebakaran itu, sekitar 70 atau 80 persen rumah milik Jeeves mengalami kerusakan parah.

“Penyebabnya sedang diselidiki tetapi itu sepertinya berasal dari alat pemanas,” kata Lawrence.

Kucing terjepit kaleng

cat wedged in tin

Kucing ini mungkin mengais-ais di sampah sehingga terjepit kaleng

Pegawai pusat penyelamatan binatang di Fife, Skotlandia, terheran-heran ketika seekor kucing yang kepalanya terjepit aleng bisa sampai ke tempat kerja mereka dengan selamat.

Kucing betina itu tibake Pusat penyelamatan binatang liar di daerah Middlebank, Skotlandia , hari Minggu dengan kepala terjepit kaleng makanan kucing.

Setelah dengan hati-hati kaleng dilepas kucing itu kemudian diperiksa.

Dan sekarang dibawa ke pusat penyelamatan binatang di Belerno, Edinburgh.

Mata kucing

Colin Seddon, manajer pusat penyelamatan binatang Skotlandia mengatakan: “Untung kucing kecil itu tidak menjadi cacat dan ia sangat senang bisa lepas dari jepitan kaleng yang membuatnya tidak nyaman.”

“Kami perkirakan kucing itu mengais-ngais di sampah dan menemukan kaleng makanan kucing.

“Mungkin setelah kepalanya terjepit masuk, ia kehilangan arah dan untungnya tidak tertindas mobil.”

Seddon menambahkan bahwa “Hal ini menggambarkan bahwa sampah yang berceceran menjadi ancaman bagi binatang liar maupu tidak dan kami selalu menganjurkan agar sebelum dibuang di tempatnya, sampah dimasukkan dulu ke dalam kantong. Ini mungkin akan menyelamatkan nyawa binatang.

Kucing itu mengenakan peneng bergambar mata kucing berwarna hijau.

Kucing Paham perasaan Anda

Kucing memperlihatkan sikap positif saat pemiliknya tersenyum.

Jika Anda menghabiskan banyak waktu di dunia maya, Anda akan tahu satu hal: manusia menyukai kucing. Namun, bagaimana perasaan kucing terhadap manusia kurang jelas.

Berdasarkan penelitian terbaru, ada bukti kuat bahwa kucing sensitif dengan emosi manusia. Mereka seperti mampu mengetahui kapan manusia bahagia.

Moriah Galvan dan Jennifer Vonk dari Universitas Oakland di Kota Rochester, Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat, mempelajari 12 kucing dan pemilik mereka. Dari pengamatan itu, keduanya mengetahui kucing memperlihatkan sikap berbeda manakala empunya tersenyum dan ketika mengernyit.

Saat pemiliknya tersenyum, kucing-kucing itu cenderung memperlihatkan sikap ‘positif’ seperti mengeluarkan suara khas, menggesekkan badan, atau duduk pada pangkuan majikan masing-masing. Ke-12 kucing itu juga tampak ingin menghabiskan waktu dengan pemilik mereka ketika sang empu tersenyum ketimbang saat mengernyit.

Dalam kajian yang dipublikasikan di jurnal Animal Cognition itu, Galvan dan Vonk mendapati pola berbeda saat ke-12 kucing tersebut dihadapkan pada orang tak dikenal, alih-alih majikan mereka. Pada percobaan ini, mereka menunjukkan sikap positif yang sama, terlepas apakah orang tak dikenal itu tersenyum atau mengernyit.

Kucing bisa membaca ekspresi muka manusia.

Hasil percobaan mengindikasikan dua hal: kucing bisa membaca ekspresi muka manusia dan kucing mempelajari kemampuan ini dalam kurun waktu tertentu. Inilah bukti meyakinkan pertama bahwa kemampuan kucing dalam mengenali ekspresi manusia sama dengan kemampuan anjing.

Lebih jauh, temuan Galvan dan Vonk mengindikasikan bahwa kucing dapat memahami emosi manusia, lebih dari yang kita perkirakan.

Meski demikian, bukan berarti kucing bisa berempati. Amat mungkin kucing belajar untuk mengaitkan senyuman majikan mereka dengan hadiah. Sebab, faktanya pemilik kucing cenderung memanjakan peliharaannya saat mereka dalam mood yang baik.

Kalaupun kucing tidak benar-benar memahami perasaan manusia, kajian Galvan dan Vonk mengisyaratkan bahwa kucing bisa mengetahui bahasa emosi manusia. Bahkan, yang lebih mendasar, kucing tertarik dengan manusia.

Rata-rata kesan manusia terhadap kucing ialah hewan itu tidak acuh.

“Apakah kucing benar-benar paham dan memberi perhatian kepada pemiliknya, manusia peduli dengan itu. Penelitian kami menunjukkan mereka mungkin tidak seacuh seperti yang kerap dituduhkan orang,” kata Vonk.

Mungkin perlu waktu yang lama untuk mengetahui tingkat intelektual emosi kucing karena respons mereka cenderung tak kasat mata.

Selain sikap positif seperti mengeluarkan suara khas dan menggesekkan badannya, Galvan dan Vonk mendapati bahwa kucing menunjukkan posisi tubuh tertentu di bagian telinga dan ekor. Gerakan itu dikaitkan dengan perasaan puas.

Perilaku kucing ini amat berbeda dengan polah anjing yang memberi respons berbeda saat dihadapkan pada ekspresi sedih dan marah pemiliknya. Pada kajian yang dilakukan 2011 lalu, anjing akan jelas-jelas menghindari seseorang yang terlihat marah.

Kucing menunjukkan posisi tubuh tertentu saat merespons emosi manusia.

Perbedaan respons anjing dan kucing pada emosi manusia dapat dilacak hingga ke era prasejarah.

Spesies anjing telah dijinakkan manusia sejak puluhan ribu tahun lalu. Kajian genetika pada 2015 lalu mengindikasikan bahwa proses itu dimulai 30.000 tahun lalu. Sebaliknya, kucing mulai dijinakkan sekitar 10.000 tahun lalu, kemungkinan di Timur Tengah.

Faktor sejarah tersebut menjelaskan bagaimana anjing beradaptasi dengan kehidupan manusia.

Namun, terlalu dini untuk menarik kesimpulan mengenai pola pikir kucing. Pemilik kucing masih harus belajar banyak tentang perilaku mereka. Kenyataan sederhana, kita bahkan tidak tahu mengapa kucing mengeluarkan suara khas.

Nutrisi Seimbang untuk Kucing

 

Nutrisi seimbang untuk Kucing

Memahami nutrisi untuk kucing sangat penting bagi semua pemilik kucing. Ada kucing specifik yang perlu mendapat perlakuan berbeda dalam pemberian makanan, tetapi pd normalnya semua kucing adalah sama.

Sama Seperti dengan manusia ,apa yang Anda makan, makanan kucing harus juga seimbang dari protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin dan mineral.

Ketika memahami nutrisi untuk kucing,  Anda harus selalu mulai dengan bagian pertama dan paling penting kami diet/makanan kucing Anda, Protein.
Pentingnya Protein
Perbedaan antara manusia dan kucing adalah bahwa kucing harus memiliki diet yang lebih, sangat bergantung pada protein. Rata-rata kucing diet harus terdiri dari setidaknya 28% protein.
Bahkan untuk kucing domestik di alam liar untuk bertahan hidup mereka akan membutuhkan sekitar 150gs protein menyamai antara 4-5 seluruh tikus per hari! Oleh karena itu penting untuk memberi makan kucing Anda diet protein tinggi.
Apakah semua protein diperlukan ? Tidak.
Semua Protein mengandung asam aminos dan setiap protein memiliki tingkat yang berbeda dari waktu yang dibutuhkan untuk dicerna. Protein terbaik untuk kucing ada pada kalkun, ayam dan ikan. Hal ini karena mereka adalah yang paling mudah dari protein yang akan dicerna oleh kucing Anda, kucing aman utk mengkonsumsi dan memiliki nilai biologis tinggi dari protein nabati. Nilai biologis tertinggi protein alami adalah telur. Telur tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya sumber atau protein dalam diet kucing Anda dan tidak boleh dimakan mentah. Telur mengandung kadar tinggi fosfor yang lebih yg bisa berbahaya bagi kucing Anda, namun bila dimasak akan lebih baik. Hal ini penting bagi kucing Anda menerima diet seimbang tidak 100% fokus pada protein. Meskipun kelebihan protein akan dikeluarkan, diyakini bahwa diet% protein 100 bisa menyebabkan masalah ginjal.
nutrisi yang baik untuk kucing tidak berhenti di hanya protein …
Serat/fiber
Serat merupakan bagian penting dari diet kucing Anda dan kebutuhan gizi kunci untuk keturunan kucing. Kucing menghabiskan sejumlah besar hidup mereka dgn menjilat self grooming. Ketika bulu tertelan ,tubuh harus bisa mengeluarkannya.
Jika ada kekurangan serat dalam diet, kucing mereka bisa menderita hairballs berlebihan yang bisa menyakitkan dan merusak kesehatan mereka. sekitar Sampai 4% dari diet kucing Anda harus terdiri dari Serat.
Pertanyaan: Apakah sumber ramah alami serat utk kucing?
Jawaban: Sebuah sumber serat untuk kucing adalah labu. Jika kucing Anda tampaknya akan mengalami masalah batuk hairballs kemudian mencoba memberi mereka makan labu dimasak atau makanan kucing yang mengandung labu. Hal ini dapat membantu kucing Anda mengeluarkan hairballs. (baik dimutahkan atau lewat Bap/feses)
Lemak dan Asam Lemak Esensial
Lemak dan asam lemak esensial adalah bagian penting dari diet kucing Anda. Asam lemak akan membantu menjaga kulit kucing Anda dan bulu sehat. Kucing juga membutuhkan Omega 3 yang membantu sistem saraf mereka dan sistem kekebalan tubuh dan Omega 6 yang terkenal untuk membantu fungsi kucing otak .
karbohidrat
Tidak seperti manusia, kucing mendapatkan sebagian besar energi mereka dari protein dan lemak. Banyak makanan kucing mengandung sereal yang mengandung karbohidrat. Sebagian kecil dari karbohidrat dalam diet kucing Anda , is fine namun sebagian besar energi mereka harus berasal dari protein daging yang baik seperti ikan atau ayam.
Vitamin dan mineral
Vitamin dan mineral merupakan bagian penting dari diet kucing Anda. Kucing membutuhkan Vitamin A untuk mata yang sangat canggih dan Vitamin E yang melindungi terhadap kerusakan oksidatif. Kucing juga membutuhkan Naicin dan Taurine yang adalah vitamin yang ditemukan dalam daging dan jaringan otot penting untuk fungsi jantung sehat.
✓Vitamin A: Dibutuhkan untuk pengembangan dan maintanance mata. Vitamin A juga mempertahankan sistem kekebalan tubuh kucing.
✓Vitamin D: Dibutuhkan untuk struktur tulang dan pengembangan dan juga membantu untuk mengontrol ketidakseimbangan fosfor.
✓Vitamin E: Dibutuhkan untuk membela terhadap kerusakan oksidatif
✓Vitamin K: Membantu tulang dan darah
✓Calcium: Membantu tulang, otot dan darah
✓Phosphorus: Dibutuhkan untuk tulang dan kucing motabilism Anda
✓Magnesium: Dibutuhkan untuk fungsi enzim, tulang dan gigi
✓Sodium: Dibutuhkan untuk sistem saraf, jantung dan otak
✓Potassium: Dibutuhkan untuk menyeimbangkan asam amino dan atau sistem saraf
✓Chlorine: Dibutuhkan untuk menyeimbangkan asam amino dan atau sistem saraf
✓Iron: Dibutuhkan untuk sel-sel darah dan otot
✓Copper: Dibutuhkan untuk pembentukan jaringan ikat
✓Zinc: Dibutuhkan untuk pembentukan jaringan ikat
Penting untuk diingat bahwa vitamin lebih, dapat menyebabkan hal berbahaya. Jika Anda membeli produk tambahan untuk kucing selalu membaca pedoman dan mencari nasihat dari dokter hewan.
Jadi bagaimana saya tahu jika makanan kucing saya adalah nutrisi yang memuaskan?
Bila Anda memilih makanan kucing adalah penting untuk memeriksa label untuk konten. Anda akan ingin tahu apakah makanan organik, di mana sumber protein berasal, di mana vitamin dan mineral berasal dll.
Penting untuk diingat bahwa kata-kata seperti deluxe atau premium berarti sedikit kecuali mereka yang didukung dengan fakta-fakta.
Contoh produk yg baik,

✓ Sumber Protein: ayam segar, dan telur.
ayam segar adalah salah satu sumber protein yang terbaik,
✓ Serat dan Karbohidrat Sumber: Biji-bijian, Wortel, Peas dan Brokoli
Biji-bijian tinggi serat dan merupakan bagian yang sangat baik dari kucing kualitas yang baik. Mereka juga mengandung vitamin dan karbohidrat. Hal ini fantastis untuk melihat sayuran alami seperti wortel, kacang polong, dan brokoli dalam makanan kucing. Sayuran ini tidak hanya mengandung kadar tinggi serat dan karbohidrat yang seperti dibahas di atas selain penting untuk hairball, mereka juga kaya akan vitamin, mineral dan antioksidan.
✓ Asam Lemak Esensial Sumber: biji rami Minyak dan Minyak Kedelai
Minyak biji rami dan minyak kedelai yang tinggi asam lemak esensial. Penambahan kedua produk ini akan membantu bulu lebat kucing Anda dan kulit lembut. Mereka juga akan membantu sistem saraf pusat.
✓ Vitamin dan Mineral: Apel, Cranberries, Sayuran dan Suplemen
Ini sangat bagus untuk melihat penambahan buah segar dalam diet kucing. Apel dan cranberry tinggi vitamin C yang membantu kucing Anda sistem kekebalan tubuh, mereka juga menyediakan berharga anti-oksidan. Produk ini telah dilengkapi dengan Vitamin E yang diperlukan untuk mencegah kerusakan oksidatif.
produk yg baik juga mengandung vitamin penting dan mineral di bawah ini:
✓ Vitamin A
✓ Vitamin D
✓ Kalsium
✓ Fosfor
✓ Magnesium
✓ Potassium
✓ Klorin
✓ Tembaga
✓ Zinc
✓ Naicin
✓ Taurine
Nutrisi untuk kucing ini penting, kita dapat melihat kualitas makanan yang baik ini memenuhi semua persyaratan gizi dengan bahan-bahan berkualitas baik.

Tapi bagaimana kita tahu bahan-bahan dalam proporsi yang tepat?
Penting untuk diingat bahwa proporsi tertinggi gizi untuk kucing harus protein. Apa pun dari 25% ke 35% baik. ( tergantung usia)
Nutrisi yang baik untuk kucing akan mencakup hingga sampai lemak 20%. Lemak penting untuk energi tetapi juga mantel kucing Anda. Lemak mengandung asam lemak esensial yang kaya vitamin dan diperlukan untuk kulit, bulu dan mata.
Antara 2-4% Serat adlh baik.
Sisanya harus terdiri dari sejumlah kecil vitamin dan mineral.
Ringkasan
Bagian terpenting dari diet kucing Anda adalah protein.
Sebuah protein daging berkualitas baik berasal dari (ikan putih, ayam dan kalkun) dianjurkan dilengkapi dengan jumlah yang tepat tambahan diperlukan seperti serat, vitamin dan mineral.
Suplemen gizi untuk kucing biasanya tidak diperlukan jika Anda menggunakan makanan kucing kualitas.
Ingat Anda mendapatkan apa yang Anda bayar, Putuskan apa yg terbaik utk kucing anda.