Kenapa Anus Kucing Berdarah ? Penyebab dan Tindakan nya

Banyak Pertanyaan yang sering diajukan, kenapa ada darah di anus atau feses, apa Penyebabnya dan apa tindakan yang harus dilakukan ?

 

Pendarahan yang sering terjadi di Anus , Dubur dari Kucing yang berasal dari darah yang keluar dari Anus, Rektum atau di tinja/feses , bisa terjadi didalam atau diluar Feses.

 

Apa itu Rectum, adalah bagian akhir/ujung dari usus yang akan mengarah ke Anus.

Ada sejumlah yang diantaranya menjadi penyebab nya :

  • Yang paling sering terjadi adalah Cacing
  • dan Diare krn bakteri
  • Sembelit
  • Kelenjar Anal yang terkena dampak atau terinfeksi,
  • Abses anal
  • Polip
  • Kanker
  • Peradangan
  • Pendarahan internal karena gangguan pembekuan darah.

 

Bila bermanfaat, anda bisa bantu kami tetap ada dgn click iklan yg ditampilkan, Terimakasih Telah membantu.

 

Apa Gejala nya :

Tergantung pada penyebab yang mendasari,

  • Andamelihat darah di luar kotoran atau di dalamnya,
  • Berusaha untuk terus pergi ke toilet,
  • Rasa sakit ketika buang air besar,
  • scooting anal,
  • Feses keras, kering
  • Diare , sering diare
  • Gusi pucat.

 

Diagnosis:

  • Pemeriksaan fisik dan riwayat medis,
  • Gejala yang menyertainya
  • Tes Lab diagnostik : Kolonoskopi, Rontgent, Pemeriksaan darah rutin dan feses.

 

 

Perawatan, tergantung pada penyebab yang mendasari ,

  • Sebab yang paling umum adalah obat anti-cacing dan Obat Diare
  • Pelunak Feses
  • Antibiotik
  • Perubahan pola makan dan GANTI jenis makanan
  • Yang Paling parah diperlukan Operasi

 

 

Lebih dalam yuk:

Pendarahan anus dan dubur mengacu pada darah yang terlihat pada atau di sekitar anus, atau Rektum ujung saluran pencernaan kucing, yang merupakan bagian akhir dari usus besar di dalam kucing Anda. Fungsinya adalah untuk mengeluarkan feses keluar dari tubuh.

Anda mungkin sering melihat darah merah cerah pada anus, terutama setelah buang air besar, tetapi lebih sering terlihat darah pada atau di feses.

a1ffe-exoticshorthairbed1

31698793_929456437248758_1526495505155096576_n

 

Mari kita kupas satu persatu :

  1. Gastroenteritis

Radang usus, paling sering karena infeksi bakteri dari salmonella, cryptosporidium, dan E-coli.

Gejala:

Muntah, diare, lesu, kehilangan nafsu makan dan dehidrasi.

Pengobatan:

Antibiotik untuk membunuh bakteri dan perawatan suportif seperti cairan untuk mengobati dehidrasi dan dukungan nutrisi. Mungkin perlu untuk memberi makan terbatas , agar bisa beristirahat saluran pencernaan. Berikan ayam rebus dada tanpa bumbu.

 

  1. Infeksi cacing tambang

Cacing tambang adalah nematoda kecil dan tipis dengan panjang sekitar 10 hingga 20 mm dan merupakan cacing parasit usus umum anjing tetapi juga dapat menginfeksi kucing. Mereka tinggal di duodenum, bagian pertama dari usus kecil, di mana mereka menempelkan diri ke selaput lendir menggunakan kait seperti gigi. Cacing mengubah titik keterikatan mereka setiap 4-6 jam, yang menyebabkan daerah tersebut berdarah. Kehilangan darah dapat menyebabkan anemia, pendarahan usus, peradangan usus, diare dan bahkan kematian.

 

Gejala:

Kotoran sering berdarah, gusi pucat (karena anemia), dan pertumbuhan yg lambat – terhambat pada anak kucing.

Pengobatan:

Obat anti-parasit untuk membunuh cacing. Drontal atau sejenisnya

  1. Kelenjar Dubur yang bermasalah :

Terletak di posisi jam 5 dan 7 di anus kucing, kelenjar anal mengandung zat tebal berbau busuk yang dilepaskan dari kelenjar ketika kucing buang air besar.

Dari waktu ke waktu, substansi di kelenjar dapat menjadi tebal, menyebabkan impaksi dan peradangan. Akhirnya, kelenjar akan abses dan kemungkinan pecah.

Gejala:

  • Rasa sakit saat buang air besar dan
  • adanya darah di tinja atau di sekitar anus
  • dan bau yang tidak menyenangkan.

 

Pengobatan:

Kosongkan kelenjar dan bungkus dengan salep antibiotik. Kucing Anda perlu antibiotik. Jika masalah ini berulang, operasi pengangkatan kelenjar mungkin diperlukan.

  1. Sembelit

Dari waktu ke waktu, kucing Anda mungkin mengalami kesulitan mengosongkan isi perutnya. Ketika ini terjadi, tinja bisa menjadi kering dan mengeras.

Sembelit sering terjadi pada :

  • kucing senior
  • kucing yang mengalami dehidrasi
  • kucing dengan diet rendah serat
  • Litter box kotor yang menyebabkan sering menahan feses lebih lama ,
  • cedera panggul atau kelainan,
  • hipotiroidisme dan
  • gangguan neurologis.
  • Air dlm jumlah kecil dapat terjadi bersama di rektum ketika kucing sembelit.

Gejala:

  • Kucing kesakitan di litter box,
  • membuang kotoran dalam jumlah sedikit, atau berusaha buang air besar.

Pengobatan:

  • Ganti jenis makanan , Beralih ke diet serat tinggi atau tambahkan serat ke dalam diet.
  • Dorong konsumsi air dengan memberi makan wet diet,
    • Menyediakan lebih banyak mangkuk air, atau membeli air mancur / water fountain untuk memancing Kucing minum lebih banyak , dan dalam kasus-kasus sembelit yang parah, diperlukan pelunak tinja atau enema.

 

  1. Polip rectoanal

Jenis polip ini jarang terjadi pada kucing. Polip adalah pertumbuhan nodular non-kanker di rektum atau anus.

Gejala:

Darah dalam tinja dan kadang-kadang Anda mungkin melihat polip yang menonjol dari anus.

Pengobatan:

Operasi pengangkatan polip. Mereka dapat kembali di kemudian hari, membutuhkan operasi tambahan.

  1. Penyakit radang usus

Inflammatory bowel disease adalah sekelompok gangguan yang disebabkan oleh infiltrasi sel-sel inflamasi (sel darah putih) di mukosa gastrointestinaltract. Dapat mempengaruhi saluran usus atas dan bawah.

Gejala:

Muntah kronis dan diare, kadang dengan darah di dalamnya.

Pengobatan:

Ganti diet yang sangat mudah dicerna, terapi imunosupresif, dan antibiotik bila diperlukan.

 

 

  1. Kanker

Juga disebut sebagai neoplasma ganas atau tumor ganas, kanker adalah pembelahan sel yang tidak terkendali yang biasanya harus dibatasi dalam pertumbuhannya. Kanker yang dapat berkembang di mana saja di sepanjang saluran usus dan rektum dapat menyebabkan perdarahan. Ada beberapa jenis kanker yang dapat terbentuk tergantung pada garis sel yang berasal, yang termasuk kanker sel mast, limfoma, adenokarsinoma, tumor stroma gastrointestinal, leiomyosarcoma, karsinoma submukosa, tumor sel plasma dan hemangiosarcoma.

Gejala:

Berat badan turun, muntah, diare berdarah, anoreksia, lesu dan perut kembung.

Pengobatan:

Operasi untuk mengangkat pertumbuhan jika memungkinkan, kemoterapi atau radioterapi untuk mengecilkan tumor, memperlambat pertumbuhan tumor atau membunuh sel yang tersisa.

 

 

  1. Radang usus besar

Peradangan pada lapisan usus besar (usus besar) yang memiliki sejumlah penyebab termasuk infeksi, stres, diet, parasit atau kanker.

Gejala:

Diare, yang mengandung darah, sering buang air berair, kurang nafsu makan.

Pengobatan:

Tujuan pengobatan adalah untuk mengatasi penyebab yang mendasarinya. Kucing yang terkena dampak parah akan membutuhkan rawat inap dan cairan. Makanan dapat ditahan selama 24 jam agar usus besar beristirahat. Diet tinggi serat untuk meningkatkan tinja padat, obat anti inflamasi. Jika jaringan parut bermasalah berat operasi akan diperlukan.

 

 

  1. Gangguan pembekuan darah

Gangguan pembekuan darah (koagulopati) mempengaruhi kemampuan darah untuk membentuk gumpalan yang penting untuk mencegah pendarahan yang berlebihan ketika pembuluh darah terluka. Gangguan pembekuan dapat melibatkan trombosit (trombositopenia), faktor koagulasi (yang menyebabkan hemofilia).

  • Sebagian besar kasus hemofilia diwariskan, tetapi penyakit hati, keracunan aspirin, dan keracunan rodentisida juga dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah.

Ingat Jangan pernah berikan Aspirin pada KUCING !

  • Trombositopenia memiliki sejumlah penyebab termasuk leukemia, sindrom myelodysplasia, infeksi virus, kerusakan trombosit yang dimediasi oleh kekebalan tubuh.

Gejala:

Darah dalam urin atau tinja, bintik-bintik merah pada gusi, mimisan, pucat gusi karena anemia.

Pengobatan:

Temukan dan obati penyebab yang mendasari jika memungkinkan. Transfusi darah utuh atau plasma mungkin diperlukan untuk mempertahankan jumlah sel darah normal dan pemberian vitamin K.

 

 

Gejala yang menyertainya:

Darah dapat terlihat di dan sekitar anus, di luar kotoran atau di seluruh kotoran. Gejala lain bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasari tetapi mungkin termasuk:

  • Scooting anal – Menyeret bagian bawah sepanjang lantai.
  • Sulit buang air besar – Menghabiskan lebih lama dari biasanya di tempat sampah atau buang air besar di luar nampan sampah.
  • buang air besar yang menyakitkan – Menangis di nampan sampah atau buang air besar di luar nampan karena menghubungkan kotak sampah dengan rasa sakit.
  • Pembengkakan di sekitar anus – Karena kelenjar anal yang terdampak atau abses kelenjar dubur.
  • Mukosa pada tinja – Dari peradangan atau infeksi.
  • Diare – Kotoran yang longgar dan berair.
  • Darah dalam urin – Karena pendarahan internal yang disebabkan oleh gangguan pembekuan darah.

Gejala umum:

  • Lethargy
  • Gusi pucat
  • Kehilangan selera makan
  • Penurunan berat badan

Diagnosa:

Dokter hewan Anda akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap terhadap kucing Anda dan mendapatkan riwayat medis dari Anda. Tergantung pada gejala yang muncul, ia akan menjalankan beberapa tes diagnostik untuk menentukan penyebabnya. Tes mungkin termasuk:

  • Tes baseline – Hitung darah lengkap, profil biokimia, dan urinalisis untuk mengevaluasi fungsi organ, periksa tanda-tanda peradangan. Kucing dengan trombositopenia akan memiliki trombosit darah rendah dan anemia mungkin ada pada kucing yang memiliki infeksi cacing tambang yang parah.
  • X-Ray atau ultrasound – Untuk melihat saluran pencernaan untuk tumor atau polip.
  • Kolonoskopi – Prosedur ini melibatkan penyisipan tabung halus dengan kamera di ujung untuk mengevaluasi usus besar untuk tanda-tanda peradangan, polip, dan / atau kanker. Biopsi dapat diambil pada saat ini yang akan dievaluasi.
  • Tes pembekuan darah – Seperti tes koagulasi, waktu prothrombin, waktu tromboplastin parsial teraktivasi dan waktu trombin untuk mengevaluasi kemampuan darah untuk menggumpal.
  • Biopsi sumsum tulang – Untuk menentukan penyebab trombosit darah rendah.

Kucing berkelahi , Mengapa ? Dan cara memisahkan.

Apa saja penyebabnya :

1. Teritorial

Kucing adalah mahluk teritorial, satu wilayah dikuasai oleh kucing jantan.

Dalam lingkungan liar satu wilayah dikuasai oleh satu kucing jantan, pertikaian disebabkan perebutan wilayah.

Bagaimana kucing rumah ?

Perebutan makanan minum litter box serta betina memicu perkelahian, kucing sangat pintar utk mengintimidasi satu sama lain, pahami dan hindari.

2. Faktor birahi betina, kawin.

Dimana saja ketika ada betina birahi dan itu akan memacu perkelahian sesama jantan.

3. Faktor keturunan.

Kucing jantan dan anaknya kucing jantan, sering tdk akur, perkelahian sering terjadi , dialam liar kucing jantan akan mengusir anaknya yg jantan ketika sdh mulai dewasa, kenapa ? Tdk hy faktor mencari mkn di tempat sama , tp anak jantan itu akan mengawini saudaranya , apa yg terjadi, anak hsl perkawinan akan menghasilkan anak kelainan, alam melakukan caranya dgn sempurna.

4. Apakah betina tdk berkelahi ?
Kucing betina akan mengusir kucing betina dan anak kucing lain ke daerahnya , ini utk melindungi sumber makanan dan anak kucing didaerah tsb.

Cara mengatasi,

Faktor pencegahan sangat penting,

1. Pisahkan dan beri cukup mkn minum litter box, akses tempat tinggi, tempat bersembunyi

2. Kenali indikasinya , amati secara diam diam

3. Adaptasi kucing baru secara bertahap.

4. Bila ada yg birahi pisahkan atau kandangkan.

5. Bila ada kucing yg tdk akur , segera pisahkan , kenali masalahnya, jangan pernah tinggalkan kucing yg berkonflik , sekalinya berkelahi, perkelahian selanjutnya akan terjadi.

Ada kucing yg py sifat sering berkelahi, pisahkan atau kandangkan. Satu masalah akan menular ke kucing lain.

6. Jangan mencoba mereka saling berkelahi, itu merugikan semuanya, kucing akan terluka parah, trauma dan anda akan keluar byk uang.

7. Rutin memotong kuku, pernah lihat kuku kucing menancap di hidung lain ? Jangan ada luka diantara kita, kata kucing begitu katanya..

8. Kucing rumah jgn biarkan kelayapan, cukup bang toyib saja..

Rawan pencurian, kecelakaan , penyebaran penyakit, luka dr perkelahian , rawan tek dung dihamilin kucing luar, kasian ntar anaknya.

Kucing rumah mengasumsikan semua manusia baik, padahal diluar rumah bisa ada kemungkinan semua terjadi.

Bagaimana cara memisahkan perkelahian?

Ini sangat penting, jgn sampai taring kucing dan cakarny nancep ke tangan kita sampai tdk terlepas.

1. Lindungi tangan dan kaki kita, apapun kita saling menyayangi kucing, kucing sayang anda, namun ketika berkelahi dia tdk perduli siapapun, ketika ada tangan masuk dlm masa pertarungan mereka asumsikan itu musuh juga.

Jgn ambil resiko,

Siapkan selalu air biasa,
Ketika terjadi insiden, siramkan air biasa ke kepala mereka,

Cara memisahkan idealnya diantara dua kucing, kenapa ?

Agar kedua kucing lari ke arah berlawanan, jgn sampai pergi ketempat berbeda utk melanjutkan pertarungan.
Dan jgn biarkan kucing berkelahi diatas genteng, genteng bocor, kucing juga bs terluka parah. Bisa jatuh dr atap rumah, juga tersengat listrik.

2. Bila terjadi kucing kampung dgn kucing ras, pastikan lindungi kucing ras krn pasti kalah, jgn lukai kucing kampungnya cukup dgn air,

3. Bila antar kucing kampung, sama bisa lewat air, usahakan pergi mereka lari berlawanan arah , agar tdk pergi misalnya diatas genteng utk lanjut berantem.

4. Jangan panik, semakin panik semakin bingung.

5. bila tdk ada air , gunakan sapu lidi, suaranya bisa menakutkan kucing.

Apa setelah terjadi perkelahian:

1. Tinggu setelah reda, tenangkan kucing , biasany nafas terengah2 , lidah keluar menjulur, belai, elus2 , relakskan, beri mereka air.

2. Jangan hukum kucing dgn kekerasan, semakin anda hukum, kucing akan dendam kepada kucing lawan.

3. Lihat luka kucing, penyakit bisa tertular dr gigitan.
Walaupun jarang rabies pun bisa.

Bersihkan luka, berikan betadine, bila dalam, berikan antibiotik.

Biasanya luka akan cepat kering sembuh, bila memburuk itu ada infeksi, jgn biarkan bisa tetanus atau penyakit lain, bawa ke dokter.

Sering juga ada yg keseleo, amati teliti, dan tempatkamn dlm kandang agar tdk lbh parah.

Review Frontline Plus for Cat : Obat Kutu Ampuh , Terlaris , Kenapa ? dan Apa yg tdk boleh

Frontline Plus untuk Kucing dan Anak Kucing  : Flea and Tick Treatment

 

Apa Yang tidak boleh :

  • Tidak boleh dibawah umur 8 Minggu
  • Tidak boleh dipakai untuk Berat dibawah 0,68 Kg
  • Jauhkan dari manusia terutama anak anak , beracun
  • Jangan diberikan kucing yang kemungkinan berkelahi, kucing berkelahi sering menggigit tengkuk, bila terjilat akan mengakibatkan kematian
  • Bila Kucing anda alergy , jangan diberikan ke Kucing Anda, karena bisa berakibat buruk, konsultasikan dengan Vet
  • Dalam kemasan ada 3 Dosis obat, cukup satu saja, jangan semuanya
  • Bila diberikan ke kitten, pisahkan dengan Induknya,sang Induk bisa mati keracunan karena suka menjilat ke anaknya, sebaliknya juga demikian.
  • Gunakan Frontline yg CAT  untuk kucing jangan gunakan Frontline Dog utk kucing , mematikan kucing !

 

Sebaiknya

  • Grooming dengan selisih minimal dua hari, dua hari sebelum dan dua hari sesudah
  • Shampo dikhawatirkan membuat antikutu bekerja tidak maksimal

 

Yang Perlu diketahui:

 

  • Bentuk obatnya apa ? Cair, dibuka dengan gunting pelan2, lalu ditetesin ketengkuk kucing, jangan tengkuk orang lain, ya.. Pegangin kucingnya agar tdk lari dan obat jadi  tumpah.

 

  • Kenapa di taruh ditengkuk, karena untuk menghindari terjilat kucing itu sendiri, tengkuk bagian kucing yg tdk mungkin terjilat kucing itu sendiri.

 

  • Berapa lama flea dan tick mati KO, sekitar 24-48 Jam setelah diberi tetes obat tsb

 

  • Sebelum pemberian , siapkan kucing anda pastikan tengkuknya , anda sibak rambutnya, sasarannya kulit bukan bulu kucing

 

  • Beda Frontline dengan Frontline Plus, Yang Plus tidak hanya kutu dewasa tapi juga membunuh larva, yg tanpa plus hy bisa membunuh kutu dewasa, Pastikan beli yang PLUS

 

  • Apakah setelah kita tetes , akan berebes kemana mana, tidak langsung akan teresap tubuh

 

  • Setelah kita berikan tetes, tenangkan kucing anda, dulu, elus elus agar obat meresap maksimal.

 

  • Dari telur kutu larva, prosesnya 3 bulan, jadi anda harus siapkan berkelanjutan, itulah kenapa dlm dus ada 3 obat, dari pengalamn satu –dua dosis sudah cukup ,membasmi kutu dkk

 

  • Satu obat, bekerja penuh satu bulan, tunggu satu bulan sebelum memberikannya lagi.

 

  • Kenapa perlu obat tetes, anda bisa menghemat waktu, biaya  dan kemungkinan menyebar ke kucing lain, walaupun anda habisi rambut kucing, grooming tiap hari, kutu DKK tidak mudah mati dan hilang.  Satu tetes , hilang masalah.

 

  • Komposisi fipronil 9,8%, (S) -methoprene 11,8%, Bahan Tidak Aktif: 78,4%

 

  • Berapa harganya, anda bisa beli ketengan, satu dosis- dulu 72 rb, lalu 75 rb , ee sekarang naik jadi sekitar 85 ribu, itu satu dosis, bila beli satu dos isi 3 obat, lebih murah jadinya, ada satu dus yang isi 3 dosis, ada juga satu dos isi 6 dos, kebanyakan adanya yg isi 3 dosis

 

  • Kenapa direkomendasikan, obat kutu terbaik versi review.com

 

  • Dari pengalaman saya ini obat tetes yang cukup murah dibanding yang lain, dan saya applikasikan ke 3 kucing saya, langsung lenyap kutu dan kawan kawan, Ingat ada beberapa kucing tdk cocok karena alergy, jadi pastikan kucing anda tdk alergi, biasa nya saya pakai revolution , karena agak susah nyarinya, ya pilih yang ada, dan ternyata oke juga.

 

  • Kenapa ada yang tidak maksimal bekerja ?, pertama waktu meneteskan obat tdk maksimal, tumpah dll, kucing sudah dimandikan atau setelah ditetesin dimandikan, kucing terpapar lagi kutu oleh kucing lain, kutu dari lingkungan masuk ke kucing lagi, nah ini harus rajin bersih2 karpet dll termasuk sedot debu dan gunakan air purifier , obat pel ( wipol dll ) utk membunuh kutu dan kuman.

 

  • Apakah bisa untuk membunuh Ear mites / kutu kuping ? Enggak,gunakan obat tetes khusus kuping

 

 

  • Dibuat sapa ya , bukan saya : Frontline Plus are manufactured by Merial, France.

 

  • Apa alternative lain utk obat tetes, Bisa Revolution, Advantage II Bayer

 

  • Alternative lain selain tetes : Collar,spray /semprot, utk semprot gak maksimal

 

How to apply Frontline.png

Mau Litter Box Otomatis ?

Punya kucing, harus mau membersihkan pupnya, rajin scoop , ganti pasir, bla bla…. bau..

Tapi bagaimana bila ada yang otomatis, wah wah..  sampai  ber hari hari lho, gak cuman itu,

  • Otomatis ,
  • Tanpa Bau
  • Tanpa debu
  • Gak lengket dikaki kucing
  • Anti bocor
  • Barang bisa dikirim ke Indonesia
  • Best seller
  • Cocok untuk apartement
  • Cocok bila ada yg punya asma

minus nya:

  • Mahal
  • Pasirnya  khusus, cukup mahal juga, kecuali kalau uang tdk masalah
  • dari Iklannya tidak perlu biang PUP, tapi tetep tiap hari harus dikontrol dan dibuang
  • Kalau diare, lebih boros dan cepat habis.

 

 

PetSafe ScoopFree Ultra Self-Cleaning Cat Litter Box, Covered, Automatic with Disposable Tray, Taupe

 

 

  • Self-Cleaning Litter Box: Self-cleans for weeks with no scooping, cleaning or refilling
  • Unbeatable Odor Control: Crystal cat litter absorbs urine and dehydrates solid waste to remove odors; covered trap locks away solid waste and odor so you never have to touch or see smelly waste
  • Less Mess: Low-tracking crystals don’t stick to your cat’s feet and are 99% dust-free
  • Leak Protection: Plastic tray lining creates a powerful extra barrier to help protect against leakage
  • Easy, Convenient Cleanup: No scooping required; simply remove the disposable litter tray and throw it away
  • Peace of Mind: Health counter tracks how many times your cat uses the box and safety sensors automatically reset the rake timer if your cat re-enters the box

Apakah mungkin kucing ras menyusui anak kucing kampung

Mungkin,

Sudah tak terhitung anak anak kucing kampung yang disusui,

Kenalkan namanya Brown, nuakal nya minta ampun, dibalik kenakalannya ada faktor keibuan yang sangat menonjol,

Bila ada kucing dirumah ada yg diserang kucing luar dia tanpa ragu membela langsung menerjang, walau badannya kecil nyalinya tinggi.

Menyusui anak kucing lain ada beberapa faktor yang mempengaruhi,

1. Anak kucing tsb harus sehat, bisa menyusu, dan mau berusaha.

2.induk yg disusu harus sehat, dan mau,

Dan tidak harus sedang menyusui kucing lain , waktu sedang birahi pun dia mau.

3. Perlu adaptasi, pengenalan secara bertahap. Tempatkan dalam satu ruangan, jangan dikandang krn akan panik, sebelumnya bersihkan dulu kucing kecil tsb, lap dgn tisu basah, tubuh,mulut,kuping, kaki2. Potong pelan kuku kitten tsb krn tgn nya akan menekan puting susu, kuku kucing kampung biasany hitam jamuran , pakai tisu lap dihilangkan.

Tinggalkan mkn minum litter box yg cukup.

Puting induk bersihkan dan anda bisa membantu anak kucing itu utk menyusu,

Bila puting induk trll pendek, kucing kecil akan kesulitan, bila tetap tdk bisa, bantu dgn dot botol anak kucing, utk kucing kecil ada ukuran puting dotnya, pilih yg panjang, agar lbh mudah.

Dot lbh mudah dr puting kucing, krn diputing perlu usaha menyedot, sementara utk dot susu, tdk perlu disedot hy hrs diatur agar tdk tersedak dan masuk paru2, itu pentingny memberikan dot dgn memperhatikan gerakan lidah anak kucing.

4. Tdk semua bisa, tp setidaknya harus dicoba. Kl kucing kecil nya banyak biasanya kucing induk akan kewalahan dan tdk mau.

Tdk semua induk kucing mau menyusui kucing lain , lbh gampang yg satu ras, misalnya kucing kampung dgn kucing kampung. Tapi naluri keibuan itu kekuatan besar universal, melampaui batas apa yg kita pikirkan.