Bisakah Kucing Makan Jahe? Apa Manfaat Jahe untuk Kucing?

Jahe bagi manusia adalah berbagai obat manjur untuk gangguan kesehatan ringan.
Dan untungnya, jahe tidak termasuk tanaman dan herbal yang beracun bagi kucing.

Jadi, Apakah Jahe Aman Untuk Kucing Makan Atau Tidak? 
Jelas. Namun diingat hanya yang asli bukan sachet, kemasan yang tercampur dengan gula dan lain lain. Atau produk jahe yang lain.


Setiap jenis gula, cokelat, dan bahan-bahan manis lainnya beracun untuk kucing.

Tubuh mereka tidak dapat memecah gula seperti organisme kita. Dengan demikian, setiap kue jahe, biskuit dan makanan sejenisnya juga harus terlarang bagi kucing Anda.

Tidak hanya sangat aman untuk memakan jahe, tetapi juga dapat bermanfaat. Jahe bukan suplemen makanan khas untuk kucing. Namun demikian, populer di antara para dokter yang mempraktekkan kedokteran hewan holistik.

Jahe dapat diberikan kepada kucing dalam berbagai bentuk.
• Anda dapat memarut sejumlah kecil jahe ke dalam makanan hewan peliharaan Anda.
• Anda juga dapat membeli kapsul jahe dari toko obat atau dari kantor dokter hewan holistik.
• Anda juga bisa menyiapkan minuman jahe.

Ini dapat membantu antara lain:
• Mual
• Gangguan pencernaan
• Sakit perut


Gangguan pencernaan juga umum karena kucing memiliki masalah dasar yaitu perut sensitif. Sejumlah kecil jahe dapat membantu hewan peliharaan Anda melawan masalah ini.


Bagian yang paling sulit sebenarnya membuat kucing Anda memakannya. Karena seperti yang kita semua tahu, kucing paham dan sangat susah bila diberi obat dan sejenisnya.

Berapa banyak jahe yang bisa dikonsumsi kucing?


Seperti halnya dengan segala hal dalam hidup, jahe harus dikonsumsi dengan bertahap. Terlalu banyak hal itu secara rutin dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang serius pada kucing.

Dosis aman untuk ekstrak jahe tergantung pada jenis hewan peliharaan Anda, beratnya, usia dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.


Anda bisa berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum memberikan jahe atau ekstrak jahe.
Beberapa kucing tidak akan mentoleransi sama sekali, sedangkan yang lain mungkin benar-benar menyukainya.
Setiap kucing punya keunikan, sehingga tidak ada formula utama pada dosis yang tepat atau bagaimana berhasil membuat kucing memakannya.

Beberapa tetes  jahe murni  tanpa pemanis tidak akan membahayakan hewan peliharaan Anda. Hal yang sama berlaku untuk sejumlah kecil jahe parut, dicampur dengan makanan biasa. Namun, jika kucing mulai muntah, bertingkah atau menunjukkan tanda-tanda sakit fisik, Anda harus segera menghentikan.

Jika Anda benar-benar menyayangi hewan peliharaan Anda, jauhi makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia.


Pilihlah hanya yang khusus yang sesuai utk kesehatan dan perawatan kucing , untuk bisa secara maksimal.

Cobalah untuk tetap berpegang pada diet feline yang seimbang, Kucing memiliki persyaratan diet yang berbeda dari manusia.

Dengan demikian, memberi makan mereka dengan produk manusia dapat menyebabkan kekurangan gizi, perilaku bermasalah dan akhirnya masalah kesehatan yang parah.

Bisakah Kucing Makan Bawang Putih? Fakta Kucing dan Bawang Putih

Bisakah Kucing Makan Bawang Putih?


Dan dapatkah bawang putih digunakan sebagai obat rumah untuk kutu pada kucing?


Mencegah penyakit jantung, mengendalikan tekanan darah tinggi, membumbui hidangan favorit Anda, – manfaat bawang putih bagi manusia yang sangat luas dan terkenal.

Tetapi jika Anda berpikir bisa untuk membagikan sedikit dengan kucing Anda atau menggunakan bawang putih sebagai obat anda harus hentikan pikiran tersebut!

Bawang putih sangat beracun bagi kucing – bahkan dalam dosis sedikit!
Dalam kasus yang parah, keracunan bawang putih pada kucing bahkan dapat menyebabkan kerusakan organ, kegagalan organ, atau kematian.

Tidak hanya Bawang putih, daun bawang, bawang merah dan daun bawang, juga berbahaya utk kucing.
Kucing tidak bisa mencerna sayuran seperti manusia. Bahkan, ketika kucing mencerna setiap anggota keluarga allium, mereka dapat menderita anemia hemolitik, yang disebabkan oleh kerusakan pada sel darah merah.
Ketika kucing makan bawang putih, itu juga dapat menyebabkan gastroenteritis (sakit perut, muntah dan diare).
Sering kali ketika kita makan, kucing menghampiri kita, dan karena tidak tega, kita sering kali memberikan apa yang kita makan, dan apa masakan enak Indonesia yang tanpa bawang?

Dibanding semua jenis bawang, mengonsumsi bawang putih dalam jumlah sedikit apa pun dapat berdampak buruk pada kesehatan kucing Anda.
Berat badan kucing, kesehatan dan keturunan secara keseluruhan juga berperan dalam kerentanannya terhadap keracunan bawang putih, semua kucing berisiko.

Bisakah kucing makan bawang putih … meskipun itu bumbu ringan?
Dengan asumsi kucing Anda sudah dewasa dan sehat-sehat saja, bisakah kucing makan bawang putih – bahkan dalam sesuatu seperti sedikit saus? Meskipun sejumlah kecil bawang putih akan membahayakan kucing Anda, konsumsi makanan yang biasa dibumbui dengan bawang putih dapat merugikan seiring waktu.

Bisakah kucing makan bawang putih (atau bawang putih) sebagai obat kutu?
Anda mungkin juga pernah mendengar bahwa bawang putih adalah obat homeopati untuk mencegah kutu pada kucing … tetapi itu tidak sepadan dengan risikonya. Jika Anda tertarik pada kontrol kutu alami, cobalah meletakkan sepiring air sabun hangat di dekat tempat kucing Anda tidur, yang menarik dan menenggelamkan hama. Tapi jangan pernah terminum atau diminum Kucing, harus diperhatikan.

Memandikan kucing Anda secara teratur dan menyikatnya dengan sisir bergigi baik adalah metode lainnya yang dapat membantu mengusir kutu. Juga, pastikan untuk rutin membersihkan rumah Anda dan mencuci area tempat tidur kucing Anda secara teratur.

Apa efek samping dari bawang putih pada kucing?
Pertanyaan berikutnya setelah, “Bisakah kucing makan bawang putih?” Adalah – “Apa yang terjadi jika kucing saya makan bawang putih?” Setelah kucing Anda makan bawang putih, mungkin diperlukan dua hingga empat hari untuk gejala toksisitas muncul.
Tanda-tanda itu termasuk air liur, mual, iritasi mulut, muntah, diare, lesu, peningkatan denyut jantung dan pernapasan, kelemahan dan gusi pucat. Kucing Anda mungkin juga kehilangan nafsu makannya akibat keracunan bawang putih.

Jika Anda memiliki alasan untuk mencurigai kucing Anda telah makan bawang putih Anda, segera cari dokter hewan.
Dengan asumsi bawang putih dimakan baru-baru ini, dokter hewan Anda mungkin perlu mendorong muntah dengan memberi kucing Anda larutan hidrogen peroksida atau pemberian arang aktif, yang menyerap racun dan mencegah mereka memasuki aliran darah kucing Anda.
Kucing Anda mungkin memerlukan cairan infus atau terapi oksigen, dan pada kasus yang paling parah (dan jarang), beberapa kucing yang makan bawang putih mungkin memerlukan transfusi darah.

Bagaimana mencegah kucing Anda makan bawang putih
Taruhan terbaik Anda untuk mencegah toksisitas bawang putih pada kucing adalah dengan menyimpan bawang putih Anda di tempat yang aman dari jangkauan kucing Anda.

Berita bagus? Karena jawabannya adalah, “Bisakah kucing makan bawang putih?” Adalah Tidak, itu artinya ada lebih banyak makanan untuk Anda. Dan lebih gendut. Eui..

Apa yang membuat  Kucing ketakutan ? ,  Apa tanda tanda nya dan Solusi nya.

Sangat penting untuk mengetahui apa yang memicu ketakutan dalam kucing kita.

“Bagi kucing, rasa takut itu sangat nyata – mungkin terasa seperti hidup atau mati. Banyak hal perilaku agresif yang berasal dari rasa takut. ”

Kenali , Pahami dan tindak lanjuti.

Kucing adalah ibarat bagian yang penting dalam kehidupan masing masing pemiliknya, sang pemilik berusaha membuat apa yang terbaik utk sahabatnya tersebut,

Melindungi dalam ketakutan, mencari tahu alasannya dibaliknya , sangat penting untuk menjaga kucing anda bebas dari stress,

Penyebab kematian utama dari kucing ada dua: Ginjal didlmnya termasuk kencing darah dan yang kedua adalah trauma/stress berat yg memicu penyakit berdatangan.

  • Apa tanda tandanya ?
  • Apa yang ditakuti kucing?
  • Bagaimana kita bisa membantu mereka mengatasi ketakutan mereka?

Apa Saja Yang ditakuti Kucing :

  1. Pernahkah anda melihat kucing berlarian ketakutan ketika datang mobil sampah ? Kucing mempunyai indera yang tajam, kupingnya bahkan bisa melebihi anjing, sedangkan penciumannya bisa lebih tajam dari manusia, ketika ada mobil sampah yang berbau sangat tajam, dan berisi berbagai benda, dia akan menjauhi dan berlari.

Apa yang semacam ? , bau kebakaran, bau sampah dibakar, bau asap rokok, semprotan demam berdarah.

  1. Ketika ada tamu asing berkunjung dirumah,

Penuh selidik dan was was banyak kucing yang ketakutan ketika ada tamu asing yang berkunjung, namun dibalik ketakutannya mereka dari jauh kadang mengintip pengin tahu apa saja yg dikerjakan tamu tsb.

Kucing juga kadang takut terhadap suara bayi yang menangis , pelan pelan sosialisasikan

  1. Suara kencang

Bunyi petasan di tahun baru, Lebaran atau petasan ada yang lamaran/nikahan, mungkin bisa membuat senang sedikit orang tapi tidak kucing kucing kita , mereka merunduk, sembunyi tak berkutik.

Apa selain petasan : mesin cuci, motor knalpol bising, penyedot debu, pengering rambut, bunyi kaleng yang ditabuh , klakson dll.

Bila kita mendengar nya bising, terlebih lebih kucing yg mempunyai pendengaran lebih peka , lebih dari Anjing.

2. Kaget bila ada sesuatu jatuh
Piring jatuh, ember jatuh, atau air tandon penuh dll

3. ketakutan dialami juga oleh induk muda yang baru mengalami kelahiran, biasanya mereka juga ketakutan , sering kebingungan langkah selanjutnya apa, apalagi kucing kucing yang manja.

4. Kucing sangat ketakutan bila ada intimidasi dari kucing lain, kucing luar atau bahkan kucing dari saudaranya sendiri, tanpa anda sadari kucing bisa saling mengintimidasi dan ini sangat menimbulkan trauma.

5.Ketakutan akan pernah perkelahian dgn kucing lain akan selalu membuat was was

6.Ada kucing baru dirumah

7. Kucing secara naluri juga takut dengan anjing

8. Pindah rumah Baru

9. Naik kendaraan

10.Pergi kedokter hewan

11.Ketimun

12. Hujan petir gemuruhnya, duet maut yg menakutkan para kucing

Apa Tanda tandanya:

  1. kuping terangkat juga mata membelalak
  2. Badan tertunduk, seperti seakan merangkak
  3. Merangkak pelan pelan sambil mencari tempat tersembunyi
  4. Berlari sekuat tenaga, mencari tempat tinggi atau mencari tempat persembunyian
  5. Pada kondisi ekstrem, lidahnya terlihat menganga
  6. Ketika ketakutan , nafsu makan, minum bahkan ke litter box pun tidak mau, hindari karena akan mengundang banyak penyakit, buang air kecil /bak, bab tertahan akan menyebabkan racun mengendap dlm tubuh. BAHAYA

Apa yang bisa membantu :

  1. Berikan tempat sembunyi, berikan tempat yang anda bisa gapai, mudah dibersihkan dan nyaman
  2. mengenali intimidasi sesama kucing dan berikan terpisah makan minum liiter box dan pisahkan bila ada konflik, kenali dan tanggapi.
  3. jangan tempatkan kucing di dekat jalan raya besar, lalu lalang ramai, tempat mesin cuci, dibawah AC dll
  4. Ketika bepergian berikan pet cargo yang bersih dan nyaman, kl bisa jangan naik motor, kebanyakan kucing ketakutan dan bila terkejut bisa membahayakan anda.
  5. Bila menggunakan Mobil, pastikan ada AC dan check selalu, jangan pernah tinggalkan dalam keadaan mesin mati terkucing didalam, bisa kehilangan jiwa.
  6. Bila ada tamu asing , sebaiknya kucing ditempatkan terpisah atau dibatasi agar tdk bertemu dgn orang asing, yang pertama tdk semua orang suka kucing, ada yang takut dan kucing juga bisa terhindar dari resiko kuman bakteri yang dibawa orang dari luar.

Bila ada penghuni baru, adaptasi,sosialisasikan secara berlahan dan bertahap.

  1. Ketika ketakutan, jangan dipaksa, ketika anda paksa dia akan semakin panik , merontak dan kemungkinan bisa membuat luka anda, biarkan sembunyi dan perlahan lahan kita bimbing keluar bila sebab yang menakutkan telah berlalu.

Sangat penting untuk mengetahui apa yang memicu ketakutan dalam kucing kita. “Bagi kucing, rasa takut itu sangat nyata – mungkin terasa seperti hidup atau mati. Banyak hal perilaku agresif yang berasal dari rasa takut. ” kenali , pahami dan tindak lanjuti.

Para ahli setuju bahwa membantu kucing Anda mengatasi hal-hal yang ia takutkan adalah dengan kesabaran dan membiarkan kucing bertahap mengatur langkahnya.

Kenapa Anus Kucing Berdarah ? Penyebab dan Tindakan nya

Banyak Pertanyaan yang sering diajukan, kenapa ada darah di anus atau feses, apa Penyebabnya dan apa tindakan yang harus dilakukan ?

 

Pendarahan yang sering terjadi di Anus , Dubur dari Kucing yang berasal dari darah yang keluar dari Anus, Rektum atau di tinja/feses , bisa terjadi didalam atau diluar Feses.

 

Apa itu Rectum, adalah bagian akhir/ujung dari usus yang akan mengarah ke Anus.

Ada sejumlah yang diantaranya menjadi penyebab nya :

  • Yang paling sering terjadi adalah Cacing
  • dan Diare krn bakteri
  • Sembelit
  • Kelenjar Anal yang terkena dampak atau terinfeksi,
  • Abses anal
  • Polip
  • Kanker
  • Peradangan
  • Pendarahan internal karena gangguan pembekuan darah.

 

Bila bermanfaat, anda bisa bantu kami tetap ada dgn click iklan yg ditampilkan, Terimakasih Telah membantu.

 

Apa Gejala nya :

Tergantung pada penyebab yang mendasari,

  • Andamelihat darah di luar kotoran atau di dalamnya,
  • Berusaha untuk terus pergi ke toilet,
  • Rasa sakit ketika buang air besar,
  • scooting anal,
  • Feses keras, kering
  • Diare , sering diare
  • Gusi pucat.

 

Diagnosis:

  • Pemeriksaan fisik dan riwayat medis,
  • Gejala yang menyertainya
  • Tes Lab diagnostik : Kolonoskopi, Rontgent, Pemeriksaan darah rutin dan feses.

 

 

Perawatan, tergantung pada penyebab yang mendasari ,

  • Sebab yang paling umum adalah obat anti-cacing dan Obat Diare
  • Pelunak Feses
  • Antibiotik
  • Perubahan pola makan dan GANTI jenis makanan
  • Yang Paling parah diperlukan Operasi

 

 

Lebih dalam yuk:

Pendarahan anus dan dubur mengacu pada darah yang terlihat pada atau di sekitar anus, atau Rektum ujung saluran pencernaan kucing, yang merupakan bagian akhir dari usus besar di dalam kucing Anda. Fungsinya adalah untuk mengeluarkan feses keluar dari tubuh.

Anda mungkin sering melihat darah merah cerah pada anus, terutama setelah buang air besar, tetapi lebih sering terlihat darah pada atau di feses.

a1ffe-exoticshorthairbed1

31698793_929456437248758_1526495505155096576_n

 

Mari kita kupas satu persatu :

  1. Gastroenteritis

Radang usus, paling sering karena infeksi bakteri dari salmonella, cryptosporidium, dan E-coli.

Gejala:

Muntah, diare, lesu, kehilangan nafsu makan dan dehidrasi.

Pengobatan:

Antibiotik untuk membunuh bakteri dan perawatan suportif seperti cairan untuk mengobati dehidrasi dan dukungan nutrisi. Mungkin perlu untuk memberi makan terbatas , agar bisa beristirahat saluran pencernaan. Berikan ayam rebus dada tanpa bumbu.

 

  1. Infeksi cacing tambang

Cacing tambang adalah nematoda kecil dan tipis dengan panjang sekitar 10 hingga 20 mm dan merupakan cacing parasit usus umum anjing tetapi juga dapat menginfeksi kucing. Mereka tinggal di duodenum, bagian pertama dari usus kecil, di mana mereka menempelkan diri ke selaput lendir menggunakan kait seperti gigi. Cacing mengubah titik keterikatan mereka setiap 4-6 jam, yang menyebabkan daerah tersebut berdarah. Kehilangan darah dapat menyebabkan anemia, pendarahan usus, peradangan usus, diare dan bahkan kematian.

 

Gejala:

Kotoran sering berdarah, gusi pucat (karena anemia), dan pertumbuhan yg lambat – terhambat pada anak kucing.

Pengobatan:

Obat anti-parasit untuk membunuh cacing. Drontal atau sejenisnya

  1. Kelenjar Dubur yang bermasalah :

Terletak di posisi jam 5 dan 7 di anus kucing, kelenjar anal mengandung zat tebal berbau busuk yang dilepaskan dari kelenjar ketika kucing buang air besar.

Dari waktu ke waktu, substansi di kelenjar dapat menjadi tebal, menyebabkan impaksi dan peradangan. Akhirnya, kelenjar akan abses dan kemungkinan pecah.

Gejala:

  • Rasa sakit saat buang air besar dan
  • adanya darah di tinja atau di sekitar anus
  • dan bau yang tidak menyenangkan.

 

Pengobatan:

Kosongkan kelenjar dan bungkus dengan salep antibiotik. Kucing Anda perlu antibiotik. Jika masalah ini berulang, operasi pengangkatan kelenjar mungkin diperlukan.

  1. Sembelit

Dari waktu ke waktu, kucing Anda mungkin mengalami kesulitan mengosongkan isi perutnya. Ketika ini terjadi, tinja bisa menjadi kering dan mengeras.

Sembelit sering terjadi pada :

  • kucing senior
  • kucing yang mengalami dehidrasi
  • kucing dengan diet rendah serat
  • Litter box kotor yang menyebabkan sering menahan feses lebih lama ,
  • cedera panggul atau kelainan,
  • hipotiroidisme dan
  • gangguan neurologis.
  • Air dlm jumlah kecil dapat terjadi bersama di rektum ketika kucing sembelit.

Gejala:

  • Kucing kesakitan di litter box,
  • membuang kotoran dalam jumlah sedikit, atau berusaha buang air besar.

Pengobatan:

  • Ganti jenis makanan , Beralih ke diet serat tinggi atau tambahkan serat ke dalam diet.
  • Dorong konsumsi air dengan memberi makan wet diet,
    • Menyediakan lebih banyak mangkuk air, atau membeli air mancur / water fountain untuk memancing Kucing minum lebih banyak , dan dalam kasus-kasus sembelit yang parah, diperlukan pelunak tinja atau enema.

 

  1. Polip rectoanal

Jenis polip ini jarang terjadi pada kucing. Polip adalah pertumbuhan nodular non-kanker di rektum atau anus.

Gejala:

Darah dalam tinja dan kadang-kadang Anda mungkin melihat polip yang menonjol dari anus.

Pengobatan:

Operasi pengangkatan polip. Mereka dapat kembali di kemudian hari, membutuhkan operasi tambahan.

  1. Penyakit radang usus

Inflammatory bowel disease adalah sekelompok gangguan yang disebabkan oleh infiltrasi sel-sel inflamasi (sel darah putih) di mukosa gastrointestinaltract. Dapat mempengaruhi saluran usus atas dan bawah.

Gejala:

Muntah kronis dan diare, kadang dengan darah di dalamnya.

Pengobatan:

Ganti diet yang sangat mudah dicerna, terapi imunosupresif, dan antibiotik bila diperlukan.

 

 

  1. Kanker

Juga disebut sebagai neoplasma ganas atau tumor ganas, kanker adalah pembelahan sel yang tidak terkendali yang biasanya harus dibatasi dalam pertumbuhannya. Kanker yang dapat berkembang di mana saja di sepanjang saluran usus dan rektum dapat menyebabkan perdarahan. Ada beberapa jenis kanker yang dapat terbentuk tergantung pada garis sel yang berasal, yang termasuk kanker sel mast, limfoma, adenokarsinoma, tumor stroma gastrointestinal, leiomyosarcoma, karsinoma submukosa, tumor sel plasma dan hemangiosarcoma.

Gejala:

Berat badan turun, muntah, diare berdarah, anoreksia, lesu dan perut kembung.

Pengobatan:

Operasi untuk mengangkat pertumbuhan jika memungkinkan, kemoterapi atau radioterapi untuk mengecilkan tumor, memperlambat pertumbuhan tumor atau membunuh sel yang tersisa.

 

 

  1. Radang usus besar

Peradangan pada lapisan usus besar (usus besar) yang memiliki sejumlah penyebab termasuk infeksi, stres, diet, parasit atau kanker.

Gejala:

Diare, yang mengandung darah, sering buang air berair, kurang nafsu makan.

Pengobatan:

Tujuan pengobatan adalah untuk mengatasi penyebab yang mendasarinya. Kucing yang terkena dampak parah akan membutuhkan rawat inap dan cairan. Makanan dapat ditahan selama 24 jam agar usus besar beristirahat. Diet tinggi serat untuk meningkatkan tinja padat, obat anti inflamasi. Jika jaringan parut bermasalah berat operasi akan diperlukan.

 

 

  1. Gangguan pembekuan darah

Gangguan pembekuan darah (koagulopati) mempengaruhi kemampuan darah untuk membentuk gumpalan yang penting untuk mencegah pendarahan yang berlebihan ketika pembuluh darah terluka. Gangguan pembekuan dapat melibatkan trombosit (trombositopenia), faktor koagulasi (yang menyebabkan hemofilia).

  • Sebagian besar kasus hemofilia diwariskan, tetapi penyakit hati, keracunan aspirin, dan keracunan rodentisida juga dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah.

Ingat Jangan pernah berikan Aspirin pada KUCING !

  • Trombositopenia memiliki sejumlah penyebab termasuk leukemia, sindrom myelodysplasia, infeksi virus, kerusakan trombosit yang dimediasi oleh kekebalan tubuh.

Gejala:

Darah dalam urin atau tinja, bintik-bintik merah pada gusi, mimisan, pucat gusi karena anemia.

Pengobatan:

Temukan dan obati penyebab yang mendasari jika memungkinkan. Transfusi darah utuh atau plasma mungkin diperlukan untuk mempertahankan jumlah sel darah normal dan pemberian vitamin K.

 

 

Gejala yang menyertainya:

Darah dapat terlihat di dan sekitar anus, di luar kotoran atau di seluruh kotoran. Gejala lain bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasari tetapi mungkin termasuk:

  • Scooting anal – Menyeret bagian bawah sepanjang lantai.
  • Sulit buang air besar – Menghabiskan lebih lama dari biasanya di tempat sampah atau buang air besar di luar nampan sampah.
  • buang air besar yang menyakitkan – Menangis di nampan sampah atau buang air besar di luar nampan karena menghubungkan kotak sampah dengan rasa sakit.
  • Pembengkakan di sekitar anus – Karena kelenjar anal yang terdampak atau abses kelenjar dubur.
  • Mukosa pada tinja – Dari peradangan atau infeksi.
  • Diare – Kotoran yang longgar dan berair.
  • Darah dalam urin – Karena pendarahan internal yang disebabkan oleh gangguan pembekuan darah.

Gejala umum:

  • Lethargy
  • Gusi pucat
  • Kehilangan selera makan
  • Penurunan berat badan

Diagnosa:

Dokter hewan Anda akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap terhadap kucing Anda dan mendapatkan riwayat medis dari Anda. Tergantung pada gejala yang muncul, ia akan menjalankan beberapa tes diagnostik untuk menentukan penyebabnya. Tes mungkin termasuk:

  • Tes baseline – Hitung darah lengkap, profil biokimia, dan urinalisis untuk mengevaluasi fungsi organ, periksa tanda-tanda peradangan. Kucing dengan trombositopenia akan memiliki trombosit darah rendah dan anemia mungkin ada pada kucing yang memiliki infeksi cacing tambang yang parah.
  • X-Ray atau ultrasound – Untuk melihat saluran pencernaan untuk tumor atau polip.
  • Kolonoskopi – Prosedur ini melibatkan penyisipan tabung halus dengan kamera di ujung untuk mengevaluasi usus besar untuk tanda-tanda peradangan, polip, dan / atau kanker. Biopsi dapat diambil pada saat ini yang akan dievaluasi.
  • Tes pembekuan darah – Seperti tes koagulasi, waktu prothrombin, waktu tromboplastin parsial teraktivasi dan waktu trombin untuk mengevaluasi kemampuan darah untuk menggumpal.
  • Biopsi sumsum tulang – Untuk menentukan penyebab trombosit darah rendah.

Kucing berkelahi , Mengapa ? Dan cara memisahkan.

Apa saja penyebabnya :

1. Teritorial

Kucing adalah mahluk teritorial, satu wilayah dikuasai oleh kucing jantan.

Dalam lingkungan liar satu wilayah dikuasai oleh satu kucing jantan, pertikaian disebabkan perebutan wilayah.

Bagaimana kucing rumah ?

Perebutan makanan minum litter box serta betina memicu perkelahian, kucing sangat pintar utk mengintimidasi satu sama lain, pahami dan hindari.

2. Faktor birahi betina, kawin.

Dimana saja ketika ada betina birahi dan itu akan memacu perkelahian sesama jantan.

3. Faktor keturunan.

Kucing jantan dan anaknya kucing jantan, sering tdk akur, perkelahian sering terjadi , dialam liar kucing jantan akan mengusir anaknya yg jantan ketika sdh mulai dewasa, kenapa ? Tdk hy faktor mencari mkn di tempat sama , tp anak jantan itu akan mengawini saudaranya , apa yg terjadi, anak hsl perkawinan akan menghasilkan anak kelainan, alam melakukan caranya dgn sempurna.

4. Apakah betina tdk berkelahi ?
Kucing betina akan mengusir kucing betina dan anak kucing lain ke daerahnya , ini utk melindungi sumber makanan dan anak kucing didaerah tsb.

Cara mengatasi,

Faktor pencegahan sangat penting,

1. Pisahkan dan beri cukup mkn minum litter box, akses tempat tinggi, tempat bersembunyi

2. Kenali indikasinya , amati secara diam diam

3. Adaptasi kucing baru secara bertahap.

4. Bila ada yg birahi pisahkan atau kandangkan.

5. Bila ada kucing yg tdk akur , segera pisahkan , kenali masalahnya, jangan pernah tinggalkan kucing yg berkonflik , sekalinya berkelahi, perkelahian selanjutnya akan terjadi.

Ada kucing yg py sifat sering berkelahi, pisahkan atau kandangkan. Satu masalah akan menular ke kucing lain.

6. Jangan mencoba mereka saling berkelahi, itu merugikan semuanya, kucing akan terluka parah, trauma dan anda akan keluar byk uang.

7. Rutin memotong kuku, pernah lihat kuku kucing menancap di hidung lain ? Jangan ada luka diantara kita, kata kucing begitu katanya..

8. Kucing rumah jgn biarkan kelayapan, cukup bang toyib saja..

Rawan pencurian, kecelakaan , penyebaran penyakit, luka dr perkelahian , rawan tek dung dihamilin kucing luar, kasian ntar anaknya.

Kucing rumah mengasumsikan semua manusia baik, padahal diluar rumah bisa ada kemungkinan semua terjadi.

Bagaimana cara memisahkan perkelahian?

Ini sangat penting, jgn sampai taring kucing dan cakarny nancep ke tangan kita sampai tdk terlepas.

1. Lindungi tangan dan kaki kita, apapun kita saling menyayangi kucing, kucing sayang anda, namun ketika berkelahi dia tdk perduli siapapun, ketika ada tangan masuk dlm masa pertarungan mereka asumsikan itu musuh juga.

Jgn ambil resiko,

Siapkan selalu air biasa,
Ketika terjadi insiden, siramkan air biasa ke kepala mereka,

Cara memisahkan idealnya diantara dua kucing, kenapa ?

Agar kedua kucing lari ke arah berlawanan, jgn sampai pergi ketempat berbeda utk melanjutkan pertarungan.
Dan jgn biarkan kucing berkelahi diatas genteng, genteng bocor, kucing juga bs terluka parah. Bisa jatuh dr atap rumah, juga tersengat listrik.

2. Bila terjadi kucing kampung dgn kucing ras, pastikan lindungi kucing ras krn pasti kalah, jgn lukai kucing kampungnya cukup dgn air,

3. Bila antar kucing kampung, sama bisa lewat air, usahakan pergi mereka lari berlawanan arah , agar tdk pergi misalnya diatas genteng utk lanjut berantem.

4. Jangan panik, semakin panik semakin bingung.

5. bila tdk ada air , gunakan sapu lidi, suaranya bisa menakutkan kucing.

Apa setelah terjadi perkelahian:

1. Tinggu setelah reda, tenangkan kucing , biasany nafas terengah2 , lidah keluar menjulur, belai, elus2 , relakskan, beri mereka air.

2. Jangan hukum kucing dgn kekerasan, semakin anda hukum, kucing akan dendam kepada kucing lawan.

3. Lihat luka kucing, penyakit bisa tertular dr gigitan.
Walaupun jarang rabies pun bisa.

Bersihkan luka, berikan betadine, bila dalam, berikan antibiotik.

Biasanya luka akan cepat kering sembuh, bila memburuk itu ada infeksi, jgn biarkan bisa tetanus atau penyakit lain, bawa ke dokter.

Sering juga ada yg keseleo, amati teliti, dan tempatkamn dlm kandang agar tdk lbh parah.